oleh

Kanwil Kemenkumham Papua Barat Jalin Kerjasama Dengan Universitas Muhamadiyah Sorong Dalam Pelayanan Kekayaan Intelektual

SORONG-Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat, melalui Bidang Kekayaan Intelektual pada Divisi Pelayanan Hukum dan HAM melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman, Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Muhammadiyah Sorong, bertempat di Hotel City View.

Maksud dan tujuan diadakannya kesepakatan ini untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh para pihak secara maksimal sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pelayanan Kekayaan Intelektual.

Adapun yang menjadi ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi Sosialisasi Kekayaan Intelektual, Pendaftaran Kekayaan Intelektual serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong, Dr. Rustamadji, M,Si, menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya penandatangan MoU ini. Momen hari ini merupakan suatu vitamin baru, sehingga akan menambah semangat baru tim untuk mensosialisasikan tentang Hak Kekayaan Intelektual, Paten, Hak Cipta dan lain sebagainya. Yang awalnya sebuah Perguruan Tinggi itu seolah-olah terpisah dengan masyarakat, tetapi dengan adanya kegiatan ini akan menjadi satu,

“Masyarakat punya Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi juga punya masyarakat. Sehingga kami kepanjangan tangan dari Kementerian Hukum dan HAM akan membumikan terkait dengan Kekayaan Intelektual,” ucapnya.

Banyak sekali potensi-potensi yang luar biasa dari inovasi maupun kreatifitas yang ada di Tanah Papua ini, dan belum tercatat sebagai Hak Cipta maupun Hak Paten.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kakanwil Kemenkumham Papua Barat, atas sinergitas ini, dengan sinergitas ini tentunya kita mendapatkan suatu kekuatan baru, apa lagi dengan era saat ini, sinergitas tidak dapat kita pungkiri, demikian juga dengan silaturahmi bila ingin organisasi atau institusi ingin maju,“ ujar Rustamadji.

Kakanwil kemenkumham Papua Barat, Anthonius M. Ayorbaba, S.H., M.Si, menyampaikan apresiasi kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong atas penandatanganan kerjasama.

Berkaitan dengan Kekayaan Intelektual, telah dibangun sentra KI pada Universitas Muhammadiyah Sorong, sehingga ini memberikan prospek sangat baik dan positif.

“Kemarin saya telah melakukan audiensi dengan Bapak Bupati Kabupaten Sorong dengan beberapa pimpinan OPD, kami saat ini sedang memproses kurang lebih ada 13 (tiga belas) usulan untuk pendaftaran sertifikat, dan di antaranya juga terbanyak ada di kota Sorong. Tapi ketika kami presentasikan ke Kabupaten Sorong, rupanya yang didaftarkan dari Kota Sorong ada satu kesamaan dari sisi budaya dengan Kabupaten, sehingga nanti perlu kita bahas bersama Kementerian Hukum dan HAM lewat Kantor Wilayah agar bisa membantu untuk memproses sertifikatnya,” ucap KaKanwil.

Kakanwil juga berharap lewat Universitas Muhammadiyah Sorong ini agar dapat mengelolah sentra KI dengan baik, Kanwil Kemenkumham siap mendukung. “Selain itu juga, saya berharap mahasiswa/I bisa turut membantu pelaksanaan Pemerintah Daerah, sehingga kekayaan Intelektual ini bisa memberikan peningkatan investasi dan daya saing daerah untuk pengembangan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” harap Kakanwil.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Papua Barat, Alex Pinem, Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Yulius Manurung, Kepala Subbidang Pelayanan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Achmad Djunaidi, Kepala Subbidang Administrasi Hukum Umum (AHU), Soleman Lilingan, Kepala Subbidang Pembentukan Produk Hukum Daerah, Hamid Badila dan Kepala Subbidang Pemajuan Hak Asasi Manusia, Sahrul Jainudin serta Tim dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed