oleh

Kanwil DJBC Patroli Laut Periode II

-Metro-82 views

Untuk memastikan wilayah perairan bagian Selatan Papua aman dari ilegal fishing, peredaran Minuman Keras (Miras) ilegal dan peredaran Narkotika, Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) khusus Papua kembali melaksanakan Patroli Operasi Jaring Wallacea periode II yang melibatkan 24 personel Bea dan Cukai berserta personel Polairud sebagai pendukung.

Keberadaan Polairud adalah sifatnya mendukung dalam bentuk arus informasi dan bila diperlukan bantuan secara langsung maka akan dikerahkan juga. Patroli Operasi Jaring Wallacea periode II tahun 2020 ini bukan hanya menindak tetapi mencegah terjadinya perbuatan melanggar hukum di laut.

Pada tanggal 12 September 2020 kemarin, Kapal BC 9001 yang membawa 24 personel tersebut langsung menuju perairan Raja Ampat, Misool, Bintuni, Fak-fak, Kaimana hingga ke Timika dan bila cuaca laut memungkinkan dan mendukung maka akan sampai ke laut Marauke setelah itu bergeser ke sebelah kanan dan beririsan ke wilayah Dobo, Maluku hingga ke bagian utara dan kembali menuju Kota Sorong.

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Papua, Muhammad Yahya Khan mengungkapkan, target operasi tentunya yang berkaitan dengan Bea dan Cukai khususnya minuman keras Ilegal, ekspor kayu dari wilayah Papua ke Luar Negeri dan Ilegal Fishing. Dimana, ketika illegal fishing itu di bawa ke luar Negeri maka akan menjadi target Bea dan Cukai, namun jika di dalam negeri, akan dikoordinasikan dengan pihak Polairud.

“Karena kita tidak sendiri tetapi kita bersinergi bersama Polair dan aparat lainnya,”jelasnya kepada Radar Sorong. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed