oleh

Kantor Pos Jalan Budi Utomo Kemalingan

-Metro-45 views

TIMIKA – Kepolisian Sektor Mimika Baru langsung mengolah Tempat Kejadian Perkara di Kantor Pos Jalan Budi Utomo, usai sejumlah pencuri menggondol uang tunai dari tempat tersebut. Total kerugian yang dialami Kantor Pos Jalan Budi Utomo ditaksir mencapai Rp 20 Juta.

Kanit Reskrim Polsek Miru, Ipda Yongki Rumte, Kamis (3/9) kemarin di Kantor Polsek Miru menjelaskan, jam 08.00 WIT pagi, Kapolsek Miru, Kompol Sarraju memerintahkan personel Polsek Miru menuju ke Jalan Budi Utomo tempatnya di Kantor Pos Ranting. 

Hal itu dilakukannya, setelah ia menerima laporan adanya dugaan pembobolan di tempat itu. Sejumlah anggota jaga dan Tim Opsnal Polsek Miru yang dipimpin Panit II Reskrim Polsek Miru langsung menuju TKP.

Sesampainya di TKP, personel jaga dan Tim Opsnal melihat pintu Kantor Pos Jalan Budi Utomo sudah terbuka. Diketahui bahwa pada jam itu, sekuriti yang bertugas membuka pintu yang terkunci gembok. Namun, setelah ditanyai, sekuriti yang dimaksud menceritakan bahwa gembok yang mengunci pintu tersebut sebenarnya ada dua buah, namun yang tergantung di pintu hanya sisa satu.

“Yang satunya sudah ditaruh di meja di dalam Kantor Pos, sedangkan satu gembok masih digantung di pintu. Diduga digantung oleh para pelaku,” ujarnya.

Sekuriti yang dimaksud juga sebelum membuka pintu, lanjut Ipda Yongki Rumte, sempat mengalami kesulitan untuk membuka gembok yang ada. Maka ia kemudian memanggil salah satu pedagang yang berada di sekitar situ. Setelah bersusah payah, pintu pun berhasil dibuka. Namun, di dalam kantor pos, keadaannya sudah tidak rapi lagi. “Barang-barang di dalam sudah terhambur,” katanya lagi.

Belakangan diketahui, brankas tempat penyimpanan uang dan materai milik Kantor Pos Jalan Budi Utomo sudah dibongkar. Brankas itu ditemukan dengan sejumlah barang milik Pos yang dicecar di lantai. 

“Barang yang diambil atau dalam hal ini kerugian yang dialami kantor pos tersebut mencapai Rp 20 Juta. Di mana uang tunai yang diduga diambil berjumlah Rp 2 Juta, dan materai ditaksir senilai Rp 18 Juta,” ungkap Ipda Yongki.

Menurut seorang saksi yang dimintai keterangannya oleh penyidik, ungkap Ipda Yongki, sekitar pukul 02.00 WIT, dini hari, empat orang berbaju lengan panjang tertutup berboncengan menggunakan dua motor matic berwarna merah melintas di sekitar TKP. Karena menggunakan lengan panjang, saksi yang dimaksud belum tidak tahu apakah empat orang tersebut adalah pendatang atau masyarakat asli.

Petugas yang datang, menurutnya pula, tidak menemukan jejak yang ditinggalkan para pelaku. Pihaknya juga berencana menyelidiki hal itu lebih lanjut, setelah Kantor Pos Jalan Budi Utomo melaporkan kejadian itu ke Polsek Miru. 

“Sejauh ini kami belum tahu ada CCTV atau tidak. Tadi kami sudah sampaikan ke mereka, agar melaporkan kejadian ini terlebih dahulu biar ada penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed