oleh

Kakanwil Kemenkumham Panen Hasil Kebun Warga Binaan Lapas Sorong

SORONG– Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat, Anthonius M. Ayorbaba melakukan kunjungan kerja di Lapas Kelas IIB Sorong. Dalam kujunganya, Kakanwil melihat kegiatan pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sorong, dimana sedang berlangsung pelatihan otomotif bongkar pasang kendaraan motor dan pelatihan perbaikan AC serta pelatihan pembuatan kue yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan.

Setelah itu, Kakanwil juga meninjau kebun yang memanfaatkan area Lapas Sorong. Kakanwil menyampaikan apresiasi dan dukungan kinerja Kepala Lapas Sorong yang sudah bekerja keras selama tiga bulan ini diawal kepemimpinannya dalam memberikan kepastian dan komitmen untuk “Pasti Berubah”.

Kakanwil berharap agar Kepala Lapas Sorong terus mengembangkan potensi kinerja. Paling peting bagaimana mengatur petugas untuk dapat melakukan pendampingan terhadap Warga Binaan untuk bekerja di tempat-tempat yang telah ditetapkan.

“Saya berharap masyarakat tidak ragu akan kemampuan dan keterampilan dari warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan dari kegiatan pembinaan yang tealh dilakukan dengan baik,” ujar Kakanwil.

Ka Lapas Kelas IIB Sorong Gustav Rumaikewi mengatakan, setelah bekerja keras untuk membuka lahan sempit di halaman dalam walau tidak memungkinkan untuk ditanami sayur-sayuran. Namun setelah bekerjasama dengan Decky F.R. Wamea melalui Yayasan Jereth Nursery yang telah memberikan bantuan berupa pembagian bibit dan perlengkapan untuk menanam di area kebun Lapas Kelas IIB Sorong secara gratis maka hasilnya dapat dinikmati bersama saat ini.

Ka Lapas Kelas IIB Sorong mewakili seluruh jajaran berterima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah yang telah mengapresiasi penanaman sayur-sayuran dan telah melihat secara langsung hasil yang didapatkan di area kebun Lapas Kelas IIB Sorong. Hal ini menjadi pemicu semangat bagi petugas untuk bekerja lebih baik lagi dan mengembalikan citra Lapas Kelas IIB Sorong yang dicap buruk dalam penanganan Narapidana.

Kalapas juga berterima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berpartisipasi dan bekerjasama dalam penanaman bibit sayur-sayuran dan diharapkan kerjasama ini akan berlanjut dalam program-program pembinaan lain yang akan terus dilaksanakan.

“Saya berharap dengan program-program pembinaan yang dilakukan saat ini, ada 13 (tiga belas) program yang akan dilakukan baik yang akan dilakukan di dalam Lapas maupun di luar Lapas, pihak BAPAS juga membantu melalui assesment resiko bagi Narapidana yang sehingga dapat dipetakan Narapidana yang dapat melakukan program-program pembinaan di luar Lapas,” ucap Ka Lapas.

Sedangkan program pelatihan otomotif yang akan dilaksanakan bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Kota Sorong. Ada beberapa program pelatihan yang juga ditawarkan oleh pihak Balai Latihan Kerja Kota Sorong, yaitu perbaikan sepeda motor (40 hari), tata boga (12 hari) dan pelatihan service AC (40 hari) mengingat kebutuhan pasar untuk perbaikan AC yang sangat banyak di Kota Sorong.

Seluruh program pembinaan berupa pelatihan ini diharapkan dapat membantu Narapidana untuk memberikan kontribusi positif dalam masyarakat terlebih saat mereka bebas sehingga mempunyai keahlian dalam menjalani kehidupan bersama masyarakat dan yang terutama tidak melakukan tindak pidana lagi.

Sementara itu, Kakanwil juga memberikan penguatan pada Balai Pemasyarakatan Kelas IIB dan juga semua Jajaran Pemasyarakatan, sehingga tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas dapat dilakukan dengan baik.

“Saya berharap PK Bapas yang bekerja pada hal-hal teknis substantive tetapi juga bisa mempelajari hal-hal yang sifatnya administrative dan fasilitatif agar dapat memperoleh pengetahuan yang baik dan bisa mendukung kinerja ibu KaBapas Kelas IIB Sorong,” ucap Kakanwil.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed