oleh

Kakanwil Kemenkumham dan Sekda Manokwari Bahas Usulan Peningkatan Kantor Imigrasi Manokwari Jadi Kelas 1

MANOKWARI-Kepala Kantor Wilayah (KaKanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat, Anthonius M. Ayorbaba didampingi oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari, Bugie Kurniawan melakukan pertemuan dengan Sekda Manokwari Drs. Aljabar Makatita, Senin (10/8/2020).

Pertemuan berlangsung di ruang Sekda membahas beberapa hal terkait dengan usulan peningkatan status kelas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari untuk diusulkan menjadi Kanim Kelas I. Hal ini dilakukan karena melihat dari Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari berada di ibu kota Provinsi Papua Barat.

Hal lain yang dibahas KaKanwil berkaitan dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Manokwari terkait dengan pembangunan perumahan flat pegawai. Meminta rekomendasi dari bupati untuk pembangunan flat pegawai di lingkungan area Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat dan Kantor Imigrasi Manokwari.

Selain itu Kakanwil juga mensosialisasikan terkait dengan Indikasi Geografis dan Kekayaan Intelektual, dimana sertifikatnya telah diserahkan kepada Gubernur Provinsi Papua Barat dalam bentuk ekspresi budaya tentang Tarian Tumbuk Tanah, Rumah Adat Kaki Seribu, Igya Ser Hanjop, Kulit Kayu Matumi Bintuni, Hasil olahan Buah Merah Bintuni, Kopi Arabica Anggi dan Kakao Ransiki.

Lebih lanjut Kakanwil menyampaikan akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait pembuatan JDIHN (Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum Nasional) yang akan dibentuk di Kabupaten Manokwari. Dimana proses selanjutnya akan dibahas secara bersama-sama antara Kanwil Kemenkumham Papua Barat, Pemda Manokwari dalam hal ini di bagian Biro Hukum Provinsi Papua Barat dan Dinas Infokom Kabupaten Manokwari.

Kakanwil juga menyampaikan terkait dengan Kabupaten Peduli HAM. Meminta dukungan Pemda terhadap beberapa kampung atau distrik di wilayah Manokwari yang dapat dilakukan evaluasi dalam indikator untuk memenuhi unsur Kabupaten Peduli HAM termasuk didalamnya kampung Pulau Mansinam dan Kampung Pulau Lemon.

Terakhir, Kakanwil menyampaikan terkait dengan Pos Pengaduan HAM di 50 Denominasi Gereja di Manokwari berkaitan dengan penerbitan Buku Panduan dan juga nantinya akan dilakukan pelatihan paralegal.

Menanggapi semua informasi yang telah disampaikan oleh KaKanwil, Sekda menyampaikan bahwa akan menindaklanjuti hasil audiensi bersama Kakanwil, dan juga akan menyampaikan ke bupati setelah kembali dari dinas luar untuk kedepannya penguatan sinergitas dan dukungan kerjasama antara Pemda Kabupaten Manokwari dan Kanwil Kemenkumham Papua Barat bisa terus dilakukan.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed