oleh

KAHMI Kaimana Anjangsana ke Pesantren Hidayatullah

KAIMANA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) genap berusia 74 tahun, pada Jumat 5 Februari 2021. Sebagai alumni dari organisasi yang lahir 5 Februari 1947 diprakarsai oleh Lafran Pane ini, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kaimana anjangsana ke Pesantren Hidayatullah Kaimana dibilangan kampung Coa Kaimana, Jumat (5/2).

  Doa dipanjatkan oleh pengurus KAHMI dan para santri kepada para tokoh, sesepuh, alumni dan senior HMI di seluruh Indonesia yang telah meninggal dunia. Selain melakukan doa bersama untuk para alumni, KAHMI Kaimana juga memberikan bingkisan kepada pengelola Pesantren Hidayatullah Kaimana.

PMB OPBJJ-UT Sorong

  “Tujuan kita milad ini untuk mengenang 74 tahun lahirnya HMI. Kemudian banyak para tokoh, sesepuh, senior dan alumni HMI banyak sudah mendahului kita. Doa dipanjatkan buat mereka, insha Allah arwah mereka diterima Allah SWT,” jelas Ketua KAHMI Kaimana Sahri, S.Pd, M.Si kepada wartawan disela-sela anjangsana ke Pesantren Hidayatullah Kaimana, Jumat (5/2).

  Dalam anjangsana yang dihadiri mantan Ketua KAHMI Kaimana periode 2010-2015 Hamid Sirfefa, beserta sejumlah senior HMI dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut, juga menjadi ajang pengenalan bahwa HMI merupakan tempat berkumpulnya para intelektual Muslim. Artinya kata Sahrir, seorang kader HMI selain memiliki wawasan intelektual, namun wawasan keislamannya juga harus bagus.

  Dikatakan Sahrir, pihaknya akan melakukan konsolidasi dalam waktu dekat. Konsolidasi dilakukan untuk lebih mempererat guna mensinergikan kader HMI di Kaimana.

  “Kita bangun konsolidasi dan bersinergi dengan baik, merupakan energi kita untuk memperkuat KAHMI di Kaimana,” ujarnya.

  Di akhir keterangannya Sahrir menjelaskan, dengan memanfaatkan kehadiran kampus STIA Asyafiah Fakfak kelas Kaimana, KAHMI akan melakukan pengkaderan terhadap mahasiswa muslim, untuk direkrut menjadi kader HMI.

  “Kita sudah bentuk caretaker persiapan. HMI di Kaimana sebelumnya sudah ada, namun dibeberapa kampus sebelumnya tidak berjalan baik. Kita sudah mendata mahasiswa muslim, selanjutnya akan kita sosialisasikan HMI kepada mereka,” terangnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed