oleh

Kafilah Tambrauw Terapkan Protokol Kesehatan

-Tambrauw-224 views

Pemerintah Kabupaten Tambrauw mengikuti pembukaan MTQ ke VIII secara virtual bersama 11 kabupaten dan 1 kota se-Provinsi Papua Barat yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan. MTQ ke VIII ini mengambil tema dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan serta kehidupan beragam di Papua Barat yang aman, sejahterah dan bermartabat.

Sebelumnya penyelenggaraan MTQ akan diadakan di Kabupaten Sorong Selatan, namun karena wabah Corona sudah menyebar sehingga Gubernur Papua Barat meminta agar MTQ diambil alih oleh LPTQ Papua Barat mulai dari 31 Agustus hingga 5 September 2020.

Peserta MTQ se-Provinsi Papua Barat ini berjumlah 309 dan dari jumlah tersebut akan dipilih satu perserta terbaik untuk mengikuti MTQ tingkat Nasional ke-28, tahun 2020 di Kota Padang. Kegiatan MTQ ini juga bertujuan untuk ajang kebersamaan dan kesatuan anak bangsa, serta pengetahuan, pengamalan, serta penyebarluasan Al-Qur’an dan hadist.

Asisten 1 Setda Tambrauw, M. Zen Hayatudin, S.IP, MM mengungkapkan, pelaksanaan MTQ ke-VIII tahun 2020 ini memang tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, lantaran saat ini Indonesia khususnya Papua Barat masih dalam situasi pandemi Covid-19 sehingga dengan mempertimbangkan aspek kesehatan dan keselamatan jiwa maka MTQ kali ini dilaksanakan secara virtual.

“Walaupun pelaksanaan MTQ di tengah situasi pandemi, tidak mengurangi jiwa semangat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” terang Asisten 1 Setda Tambrauw.

Lewat pengamalan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta haditsnya, disisi lain tentunya berkompetisi mempertahankan  serta membawa nama baik Kafilah Kabupaten Tambrauw.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Kabupaten Tambrauw, Harjito mengatakan, MTQ tahun 2020 ini, Kabupaten Tambrauw selenggarakan di Vega Hotel dengan melibatkan 30 perserta MTQ. Selain itu seluruh peserta ini tetap dipantau melalui aturan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian dokter maupun perawat pun sudah dipersiapkan Pemda Tambrauw untuk memantau kesehatan para peserta.

Kemudian terkait dengan sinyal, ia pun sudah berkoordinasi dengan pihak hotel agar memperhatikan signal selama para peserta menginap di Vega Hotel. Karena, virtual ini tergantung pada signal, sehingga apa bila signal macet maka komunikasinya pun menjadi tidak bagus.

“Kami setiap hari lakukan evaluasi sehingga kesiapan yang dilakukan betul-betul maksimal, juga sudah disiapkan 3 kamar di Vega Hotel untuk digunakan ketika mengikuti lomba MTQ secara virtual,”ungkapnya.

Harjito berharap agar wabah Covid-19 ini cepat berakhir sehingga pada penyelenggara MTQ di tahun-tahun berikutnya bisa diikuti secara fisik dan kendala terkait signal maupun lainnya tidak terjadi. Prinsipnya dari sisi teknis, Kabupaten Tambrauw sudah siap.

Sebanyak 30 peserta MTQ asal Kabupaten Tambrauw mengikuti berbagai cabang yang dilombakan, diantaranya 2 peserta seni baca Al-Qur’an golongan Tartil  3 peserta, seni baca Al-Qur’an golongan Tilawah 2 peserta Qira’at Al-Qur’an golongan Qiraat Murattal 2 peserta, hafalan Qur’an golongan 1 Juz dan Tilawah 1 peserta peserta, hafalan Qur’an golongan 5 Juz dan Tilawah 2 peserta, peserta hafalan Qur’an golongan 10 juz.

Satu peserta Tafsir Al-Qur’an golongan Bahasa Inggris 3 peserta, Fahmil Qur’an 3 peserta putra Syarh Al-Qur’an 3 peserta, putri Syarh Al-Qur’an 3 peserta masing-masing Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan dekorasi, kontemporer dan golongan hiasan mushaf dan 2 peserta karya tulis ilmiah Al-Qur’an. (Juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed