oleh

Kader Golkar Sangat Siap Maju Pilgub

SORONG – Politisi senior Partai Golkar, Origenes Nauw mengatakan, dinamika di partai politik merupakan hal biasa, namun polemik memicu goyahnya parpol akibat beberapa kader Partai Golkar yang tidak saling mendukung kader satu parpol.  Saat menggelar jumpa pers, Kamis (21/1), mantan anggota DPR-PB ini menyayangkan pernyataan salah satu kader Golkar yang dinilainya cenderung emosional dan ­tendensius, meski dalam semangat demokrasi, kebebasan untuk berpendapat itu sah-sah saja. 

Menurut Origenes Nauw, bila disimak secara baik, ada dua pernyataan penting yang disampaikan yaitu tentang Golkar sebagai partai politik di Papua Barat dalam rangka suksesi kepemimpinan dalam pencalonan pemilihan Gubernur Papua Barat yang akan datang, memang sampai hari ini DPP Golkar belum memutuskan mengusung seseorang. ”Kami kan tahu siapakah kader terbaik yang sedang disiapkan oleh DPP dan juga oleh Provinsi Papua Barat, karena DPP bertanggung jawab memastikan siapa yang nanti menjadi Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat harus memiliki kompetensi dan pengalaman dalam kerja-kerja politik khususnya untuk kepentingan Golkar di daerah,” ucapnya.

Keputusan Mahkamah Partai Golkar yang membatalkan hasil musda III Partai Golkar Papua Barat, maka peluang Lambert Jitmau untuk tampil sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Barat sangat terbuka lebar. Apalagi pendukung Lambert Jitmau telah mendeklarasikan bahwa LJ adalah kader terbaik yang akan memimpin Partai Golkar Provinsi Papua Barat 5 tahun ke depan. ”Ya, nanti kita dorong untuk mendapat rekomendasi dan persetujuan dan dukungan dari DPP sebagai calon gubernur yang akan datang. Kalau seperti itu apa yang salah, itu hal yang normatif saja dalam perjuangan politik,” tegasnya.

Dia menambahkan, rekomendasi partai Golkar untuk calon gubernur PB di pilkada mendatang, sudah pasti diberikan kepada kader Golkar sejati. Sebagai Partai Kader, Partai Golkar PB punya Stok  SDM yang sangat siap untuk maju dan menjadi gubernur PB periode berikut. “Silahkan berselancar menerjang rumitnya  ombak, gelombang dan angin puting beliung di internal partai Golkar untuk mendapatkan rekomendasi partai Golkar. Rekomendasi partai adalah satu hal, sedangkan memenangkan kontestasi pilgub adalah hal lain. Silahkan bermimpi karena bermimpi itu tidak dilarang,” pungkasnya. (zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed