oleh

Kabsor Raih Harmony Award

SORONG – Mewakili Pemerintah Kabupaten Sorong, Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono, S.Sos, M.Si menerima penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Senin (28/6). Penghargaan tersebut merupakan penghargaan yang seharusnya diterima Pemerintah kabupaten Sorong pada tahun 2020 lalu.

Wabup mengatakan, penghargaan tersebut dapat diraih Pemkab Sorong bukan tanpa alasan. Penghargaan tersebut adalah prestasi luar biasa yang melambangkan harmonisasi kehidupan masyarakat Kabupaten Sorong diatas perbedaan agama yang ada.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Penghargaan itu adalah simbol, bagaimana selama ini masyarakat Kabupaten Sorong berkehidupan dengan harmonis meski diatas perbedaan agama dan keyakinan. Kita bisa hidup berdampingan dan tetap rukun antar umat beragama,” kata Wabup.

Atas diraihnya penghargaan tersebut, Wabup merasa bahwa ada tanggung jawab besar yang harus diemban oleh pemerintah bersama dengan aparat TNI, Polri dan masyarakat. Ia berkata, bahwa penghargaan Harmony Award tersebut bukan hanya milik pemerintah Kabupaten Sorong saja. Melainkan prestasi milik seluruh masyarakat Kabupaten Sorong.

“Ini adalah amanat, artinya ada tanggung jawab yang diletakkan diatas pundak kita semua. Bukan hal yang mudah bisa hidup berdampingan dan bisa rukun antar umat beragama, tetapi Alhamdulillah Kabupaten Sorong bisa. Oleh karenanya ini harus bisa dipertahankan, jangan sampai luntur hanya karena terjadi gesekan kecil yang bisa melukai hati umat lainnya,” terang Suka.

Wabup juga berterima kasih kepada aparat TNI-Polri yang selama ini selalu membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi di masyarakat. Termasuk yang berkaitan dengan konflik antar umat beragama. Meskipun, Wabup menggambarkan bahwa belakangan ini memang tak pernah ada konflik yang terjadi di masyarakat akibat gesekan antar umat beragama.

Wabup berharap harmonisasi yang terbangun di tengah masyarakat Kabupaten Sorong akan terus terjaga dengan sikap saling menghargai dan toleransi antar umat. Sehingga kerukunan umat beragama di Kabupaten Sorong bisa menjadi suri tauladan bagi umat di daerah lain. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed