oleh

Jujur Diakui, Otsus Tingkatkan Pembangunan Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi

MANOKWARI-Otonomi Khusus (Otsus) Papua apakah dilanjutkan atau tidak, saat ini menjadi perdebatan hangat di kalangan masyarakat ataupun elit. Ini tak terlepas dari rencana revisi atau perubahan UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang  Otsus yang sedang bergulir di DPR RI.

Arkaleus Dowansiba, salah satu tokoh pemuda di Manokwari, Papua Barat, ikut mensikapi perbincangan Otsus. Saya sebagai tokoh pemuda, putra Arfak ini mendukung perpanjangan Otsus dan menolak segala bentuk provokasi yang akan mengganggu keamanan, ketenangan dan kedamaian.

Masyarakat lanjut Arkaleus Dowansiba, seharusnya mendukung setiap program pemerintah baik pusat maupun daerah yang bermaksud untuk membawa perubahan lebih baik, termasuk perpanjangan Otsus. ‘’Karena setiap program pemerintah tujuannya baik. Tidak mungkin pemerintah membuat suatu yang merugikan masyarakat,’’ tandasnya kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

Dia mengingatkan,  kelompok-kelompok yang menolak Otsus agar tidak memaksakan kehendak dan mengintimidasi masyarakat yang mendukung Otsus. Menurutnya, berbeda pendapat  merupakan hal biasa di alam demokrasi.

‘’Jangan ada  yang paksakan kehendak, mengintimidasi masyarakat untuk menolak Otsus, itu tidak benar. Kalau ada perbedaan pandangan itu hal biasa di era demokrasi,’’ tandasnya lagi.

Arkaleus Dowansiba bahkan balik mengajak kelompok yang menolak Otsus untuk melihat secara jujur kemajuan dicapai. Lewat dana Otsus yang dikucurkan pemerintah pusat triliunan rupiah, banyak sarana dan parasana pendidikan, kesehatan dan infrastruktur lainnya telah dibangun.

‘’Program Otsus yang sudah berjalan selama ini hasilnya bisa kita lihat sendiri bagaimana pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya serta manfaat bagi dunia pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat,’’ tuturnya, 

Dia menegaskan, OAP (orang asli Papua) harus jujur bahwa Otsus berdampak besar bagi percepatan pembangunan dan kesejahteraan. ‘’Jadi kita harus melihat permasalahan Otsus secara bijak dan saya pribadi mengakui bahwa pembangunan dan kesejahteraan yang ada saat ini masih perlu ditingkatkan melalui program Otsus, sehingga Otsus harus dilanjutkan,’’ ucapnya.

Dia meminta kepada pemerintah untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa yang namanya program seperti Otsus tidak selamanya ada pembagian uang, tapi lebih kepada pembangunan berbagai macam fasilitas umum yang akan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat OAP. 

“Sebagai sebagai pemuda baru selesai kuliah jurusan hukum, tentu mengharapkan agar ke depan masyarakat semakin maju dan sejahtera serta tetap mengutamakan terciptanya situasi yang aman dan kondusif,’’ ujarnya lagi.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed