oleh

Juara III Baca Puisi, jadi Duta Literasi

-Berita Utama-1.222 views

Rahmawati Bame Harumkan Nama Papua Barat di Tingkat Nasional

Tampil di kegiatan bergengsi tingkat nasional, merupakan suatu kebanggaan karena tak semua punya kesempatan yang sama. Hal itu tidak disia-siakan oleh Rahmawati yang berhasil meraih Juara III Baca Puisi dan menjadi Duta Literasi Provinsi Papua Barat. 

Namirah Hasmir, Sorong

DIREKTORAT Pembinaan Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, setiap tahunnya menggelar ajang bergengsi, Festival dan Lomba Literasi Nasional (FL2N) Sekolah Dasar. Tahun 2019 ini, Provinsi Papua Barat meloloskan 1 perwakilan untuk mengikuti salah satu dari 5 kategori yang dilombakan. 

Siswi yang mewakili Provinsi Papua Barat ke FL2N, Rahmawati Bame (11) berasal dari Kabupaten Sorong, tepatnya siswi SD Inpres 63 Kabupaten Sorong. Siapa sangka, putri dari Miswar Bame (33) dan Fatmawati Yeblo (29) yang kini duduk di bangku kelas V, bisa berprestasi di tingkat nasional, hingga berhasil meraih juara III lomba baca puisi. 

Tidak hanya itu, sulung dari 5 bersaudara ini juga berhasil dinobatkan sebagai duta literasi Provinsi Papua Barat. Duta tersebut diberikan kepada seluruh perwakilan dari setiap Provinsi dan Rahmawati menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Papua Barat.

Prestasi Rahmawati ternyata cukup cepat menyebar. Terbukti saat ingin mengunjungi tempat tinggal Rahmawati di Jalan Krenak Klabinain, Kabupaten Sorong, Sabtu (4/8) sore, sebagian besar masyarakat mengenalnya. “Oh, Rahmawati yang kemarin juara itu kah? Rumahnya masih di belakang,” kata salah satu warga saat menjelaskan lokasi pasti tempat tinggal Rahmawati. 

Tiba di rumahnya, ternyata Rahmawati masih berada di Sekolah. Hanya ada ibunya, Fatmawati yang dengan senang hati mengantar koran ini menemui Rahmawati di Sekolah. Rahmawati memang aktif dan suka membaca. Bisa meraih juara di tingkat nasional, ternyata cukup mengagetkan orang tuanya.  “Selama ini kan kita cuek saja, tapi pas terima raport, katanya Rahmawati mau dikirim ke Jakarta, kami kaget tapi bangga,” kata Fatmawati. 

Rahmawati memang sering membaca. Tapi, untuk menunjukkan kesukaannya berpuisi, justru tidak begitu disadari orang tuanya. Sampai akhirnya, ia melihat sisi lain dari Rahmawati saat berada di atas panggung yang dengan lantang membacakan puisi.  “Saya kaget, tidak menyangka kalau dia bisa baca puisi sebagus itu waktu di panggung. Seperti tidak ada rasa takut, malu begitu,” kata Fatmawati. 

Bertemu dengan Rahmawati, terlihat ia aktif dan pemberani. Dengan polosnya ia menceritakan rasa bangga atas prestasi yang ia raih. Tidak ada kata takut dan malu untuk bisa memberikan yang terbaik di atas panggung. “Tidak, saya tidak malu. Kalau malu, saya tidak dapat juara,” katanya. 

Justru Rahmawati mengaku senang karena bisa tampil di depan orang banyak pada kegiatan di tingkat nasional. Karena ia tahu, tidak semua anak bisa mendapatkan kesempatan sepertinya. Untuk itu, ia berharap agar keempat adiknya juga bisa mempunyai kesempatan yang sama, begitupun orang lain.  Hal lain yang ia senangi karena bisa bertemu dengan anak-anak lain dari seluruh Indonesia dan ia mengaku bangga karena bisa menjadi salah satu dari 170 anak yang hadir dalam FL2N tersebut.  

Untuk bisa tampil membacakan puisi karya Paundra berjudul Kami Pewaris Negeri Ini, Rahmawati yang bercita-cita menjadi dokter, mengaku hanya berlatih seminggu. Selain itu, ia lebih mempersiapkan dirinya untuk bisa tampil lebih berani.  “Latihan hanya 1 minggu, saya siapkan pakaian adat, baju seragam sama keberanian,” katanya. 

Dinobatkan sebagai duta literasi, ia mengaku akan terus belajar dan mencoba lebih banyak lagi. Karena untuk saat ini, ia masih belum bisa untuk membuat puisinya sendiri. “Kalau sekarang belum bisa, tapi saya mau belajar,” ujarnya. 

Saat Koran ini berbincang-bincang dengan Rahmawati di SD Inpres 63 Kabupaten Sorong, sebagian anak-anak dan guru turut bergabung. Di kesempatan tersebut, Rahmawati kembali membacakan puisi yang sama di depan teman-temannya. Suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang ditampilkan oleh Rahmawati, membuat seluruh penonton yang ada di ruangan terpukau dan menyaksikan Rahmawati hingga selesai yang diakhiri dengan tepuk tangan seluruh penonton di ruangan. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed