oleh

Jual Amunisi, Terancam Dipecat

JAYAPURA – Tiga oknum anggota TNI-AD yang berpangkat Pratu, ditangkap karena  diduga akan menjual ratusan butir  amunisi kepada warga sipil di Timika pada akhir Juli lalu. Kodam XVII Cenderawasih akan memproses hukum ketiga oknum prajurit yang berinisial A, O dan M. Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letnan Kolonel Eko Daryanto, Selasa  (6/8) mengatakan, Pratu M ditangkap pada tanggal 26 Juli 2019 di Timika, Pratu O ditangkap di Dobo Provinsi Maluku pada 30 Juli 2019 dan Pratu A diamankan di Sorong pada Minggu (4/8) kemarin. “Pratu O dan Pratu M telah diamankan aparat dari satuan pusatnnya di Markas Divisi Infanteri 3/Kostrad di Makassar, Sulawesi Selatan. Sementara Pratu A yang berasal dari Kodim Mimika diamankan di Markas Polisi Militer Kodam XVII Cenderawasih,” ungkapnya

Dikatakan, TNI AD dalam hal ini Kodam XVII Cenderawasih,  akan menindak tegas ketiga oknum prajurit tersebut apabila terbukti menjual ratusan amunisi kepada warga sipil, mereka terancam dipecat dari kesatuan TNI dan bakal menjalani hukuman penjara seumur hidup atau  bahkan hukuman mati “Mereka tidak hanya akan dikenakan sanksi pemecatan, kami juga akan menjerat mereka dengan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1952 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” tutur Eko.

TNI lanjut Eko, akan mendalami motif di balik ketiganya menjual amunisi kepada warga sipil didorong karena masalah ekonomi dan bagaimana mereka bertiga mendapatkan amunisi ini.  “Kami akan memperketat pengawasan setiap anggota dalam penggunaan amunisi dan pengamanan di gudang senjata serta amunisi setiap hari,” pungkasnya Ketiga oknum anggota TNI AD tersebut, Selasa (6/8) kemarin telah diberangkatkan dari Sorong Papua Barat ke Jayapura dengan pengawalan ketat dari TNI AD. Sesampainya di Jayapura, mereka kemudian dibawa ke Pomdam XVII Cenderawasih untuk proses selanjutnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed