oleh

Jelang Natal, Beberapa Komoditi Naik

-Ekonomi-647 views

SORONG- Jelang Natal taun 2019, harga beberapa komoditi di pasar tradisional mengalami kenaikan, antara lain cabe, tomat, bawang merah, bawang putih da rempah-rempah lain seperti jahe dan kencur.

Salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Sentral Remu, mengungkapkan bahwa sejak tiga bulan terakhir harga beberapa komoditi di pasar memang tidak stabil. Bahkan hampir setiap hari terjadi perubahan harga jual.

“Kadang-kadang harganya naik sedikit, kadang naik sekali sampai berkali-kali lipat. Beberapa hari yang lalu harga cabe turun sekali, hanya Rp 15.000 per kilo. Sekarang sudah naik lagi Rp 40.000 per kilo. Seperti biasa lah, kalau sudah semakin dekat hari raya,” jelasnya kepada Radar Sorong. Kamis, (19/12).

Untuk saat ini kenaikan harga cabe jelang Natal dirasa masih wajar, sebab melihat dari tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harga cabe bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Padahal di hari-hari biasa, harga cabe normalnya berada di angka Rp 25.000 per kilonya.

Komoditi lain yang harganya juga ikut merangkak naik yaitu tomat, yang semula di angka Rp 10.000 kini menjadi Rp 25.000 per kilo. Bawang merah dan putih normalnya berkisar di harga Rp 40.000 kini mengalami kenaikan harga mencapai Rp 55.000 per kilo.

Selain cabe, bawang dan tomat, beberapa rempah-rempah juga mulai melejit harganya. Seperti kencur, yang sering digunakan sebagai pelengkap bumbu dapur, normalnya dijual dengan harga Rp 40.000 per kilo, kini harganya mencapai Rp 60.000 per kilo.

Rata-rata kenaikan harga beberapa komoditi ini merupakan komoditi lokal yang dipasok dari Kabupaten Sorong dan beberapa Kabupaten lain di sekitarnya. Kenaikan harga komoditi lokal ini dipicu terbatasnya pasokan komoditi dari luar Kota Sorong, sehingga petani lokal manaikkan harga jual komoditinya.

“Saran saya, kalau bisa pemerintah bisa secara berkala mengecek harga komoditi di pasar, terutama saat jelang hari raya seperti ini. Sehingga kenaikan harga juga bisa dikontrol, kalaupun mengalami kenaikan, setidaknya masih dalam ambang batas yang wajar,” pungkasnya. (cr-50)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed