oleh

Jelang Hari Raya Kurban, Penjual Sapi Mengeluh

-Metro-94 views

AIMAS– Pedagang sapi di Kabupaten Sorong mengeluhkan turunnya penjualan sapi jelang hari raya Kurban di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Beda jauh, terasa sekali turunnya, tidak cuma jumlahnya, harganya juga ikut turun,” jelas Irwan Aziz kepada Radar Sorong saat ditemui di Karantina Hewan, Jalan Minyak, Unit 1, Aimas Kabupaten Sorong, Rabu (29/7).

Harga penjualan sapi yang menurutnya merosot,  dikarenakan penawaran dari pembeli yang sulit ditolak. Berkurangnya minat pembeli sapi kurban, juga ikut berpengaruh pada harga sapi dipasaran.  “Harganya dulu bisa sampe Rp 17 juta,  tapi sekarang kita kasih Rp 15 juta,  masih ditawar lagi sampai Rp 13 juta kadang,” keluhnya. 

Sapi milik Irwan sendiri, didatangkan langsung dari Seram sebanyak 40 ekor. Sapi-sapi tersebut beberapa telah dibeli dan sebagiannya akan diternak dan dipotong sendiri oleh Irwan. Sapi yang tiba dari Seram lebih dulu menjalani pemeriksaan di lab Karantina Hewan untuk mengetahui kelayakan sapi untuk dijadikan kurban. 

“Kalau sapinya tidak layak menjadi kurban, yah langsung kita potong dan dijual,  tapi tidak berbahaya karena masih bisa dikonsumsi,” terangnya.  

Sapi yang didatangkan dari Seram lebih banyak sapi jantan untuk menjadi syarat penyembelihan hewan kurban.  Dengan menurunnya penjualan tersebut, ia berharap kondisi saat ini dapat lebih cepat membaik,  sehingga penjualan kedepannya dapat ikut membaik pula. 

“Kalau kami cuma berharap, Corona ini cepat selesai,  jangan ada lagi di tahun depan,” pungkasnya.  (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed