oleh

Jatuh dari Kapal, Hilang ‘Ditelan’ Laut

SORONG – Seorang ABK kapal ikan KM Tanete 02 bernama Takbir (22), dikabarkan jatuh dari kapal dan hilang di perairan Pulau Dua Misool Kabupaten Raja Ampat, Jumat (12/3) sekitar pukul 05.00 WIT.  Setelah mendapatkan kabar dari rekan korban sekitar pukul 11.40 WIT, Kantor SAR Sorong memberangkatkan kapal SAR RB 221 tepat pukul 12.00 WIT. Tim berangkat dengan 11 orang ABK dan 5 rescuer, diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 15.00 WIT.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Sorong Mochammad Arifin yang dikonfirmasi Radar Sorong melalui sambungan telepon seluler mengungkapkan, pencarian hari pertama sejak siang hingga sore hari dilakukan dengan menyisir sekitar lokasi jatuhnya korban secara memutar. Namun hingga berita ini diturunkan, masih nihil dan belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. “Pencarian sejak siang hingga sore tadi masih nihil dan belum ditemukan tanda-tanda apapun. Dari titik lokasi jatuhnya korban, kapal SAR RB 221 bergerak menuju Dermaga Seget agar bisa sandar di titik aman. Saat ini Kapal SAR RB 221 digunakan sebagai pusat komando dalam operasi pencarian ini,” terangnya.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Sabtu ini dengan memperluas area pencarian dan menurunkan perahu karet guna menyisir area tersebut. Jika kondisi aman, upaya pencarian juga akan dilanjutkan dengan proses penyelaman di titik jatuhnya korban. “Besok (Hari ini,red) akan diadakan penyelaman jika situasi memungkinkan. Kami besok pagi akan mengirimkan peralatan selam menuju Seget. Terkait visibility, arus dibawah laut termasuk cukup deras hari ini, sehingga safety first harus tetap diutamakan. Untuk itu besok akan disurvei lagi, jika memang kondisi perairan teduh dan memungkinkan untuk penyelaman, maka tim penyelam akan diterjunkan,” jelasnya.

Ditambahkan Kakansar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan ABK, serta sudah menentukan penandaan untuk titik penyelaman esok hari. Namun karena arus, nantinya tim akan membuat sistem circle di bawah air untuk memanjangkan tali dan melakukan pencarian secara memutar.  Jumlah tim yang ikut dalam operasi pencarian juga sudah dirasa cukup. “Saya kira sudah cukup tim yang diberangkatkan hari ini. Ada 11 ABK dan 5 rescuer, besok ditambah lagi 1 penyelam. Lokasi sebagai titik penyelaman sudah ditandai, mudah-mudahan dengan upaya penyelaman besok, kita bisa mendapatkan hasilnya,” harap Arifin. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed