oleh

‘Jam Malam’ Dilonggarkan, Mulai Pukul 22.00 WIT

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura akan melonggarkan aktivitas warga, dari yang sebelumnya hanya hingga pukul 20.00 WIT, kini diperlonggar hingga pukul 22.00 WIT. Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, jam aktifitas bagi instansi pemerintah, swasta, pusat perbelanjaan, toko, pasar tradisional serta semua aktifitas masyarakat ­dibatasi mulai pukul 06.00 hingga pukul 22.00 WIT.   

”Jadi tidak ada lagi warga yang melakukan aktifitas di luar rumah diatas pukul 22.00 WIT, kecuali tugas kesehatan umum dan terkait Covid-19, apotek dan kejadian bencana tertentu,” tegas BTM ~sapaan akrabnya~ saat menyampaikan hasil rapat evalusai penanganan Covid-19 di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (30/8).  

PMB OPBJJ-UT Sorong

Untuk itu, BTM mengintrusikan Tim Satgas Covid-19 melakukan operasi terpadu penertiban aktifitas masyarakat di waktu-waktu ‘jam malam’, dari pukul 22.00 hingga 06.00 WIT.  ”Instruksi yang dikeluarkan hari ini akan berlaku pada 1 September 2021,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Jayapura juga berencana mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tingkat TK, SD dan SMP.   BTM mengatakan, PTM bakal dilakukan jika kasus positif Covid-19 mengalami penurunan selama bulan September.   ”Untuk pendidikan tingkat TK, SD dan SMP tetap daring, kita akan evaluasi dan melihat perkembangan angka kasus Covid-19 bulan September. Kalau kasusnya turun terus maka pada Oktober belajar tatap muka akan dilakukan di Kota Jayapura,” ucapnya.

Untuk tempat peribadatan, akan dibuka dengan kehadiran umat 50 persen. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kapasitas rumah ibadah, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.  Sementara acara resepsi pernikahan hotel, dapat dilaksnakan asalkan melihat kapasitas daya tampung. 

Selain itu, setiap pemilik restauran, warung makan, cafe dan pemilik atau pengelola tempat wisata alam, juga diijinkan untuk membuka tempat usahanya, namun nantinya akan diatur dengan beberapa ketentuan yang akan diatur melalui Intruksi Wali Kota Jayapura.  ”Setiap penyelenggaran resepsi pernikahan, olahraga dan kegiatan lain yang melibatkan banyak orang, wajib mendapat izin keramaian dari Polresta Jayapura Kota dan ijin aktifitas dari Tim Satgas Covid-19 dengan ketentuan maksimal yang hadir 100 orang,” tegas BTM. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed