oleh

Jalan Rusak Bertahun-tahun, Pemprov “Tutup Mata”

-Metro-160 views

SORONG-Jalan Sungai Kamundan km 12 Masuk Kelurahan Malasilen Kota Sorong Provinsi Papua Barat sudah bertahun-tahun rusak. Jalan tersebut merupakan tanggung jawab Pemprov PB. Warga menilai Pemerintah tutup mata.

“Jalan ini sudah rusak bertahun-tahun dari sebelum corona ada. Coba bayangkan ini Corona sudah 2 tahun, jalan masih rusak. Pemerintah dong tutup mata kah. Ini jalan menuju Puskesmas Klasaman, menuju gereja, menuju sekolah bahkan ke KPU ikut sini juga,” kata salah satu warga setempat, Jek kepad Radar Sorong, Minggu (23/5).

Hal senada dikatakan pengendara sepeda motor, Yori ketika melalui jalan tersebut harus berhati-hati karena jalan bergelombang. Bahkan jika hujan maka genangan air pun dimana-mana. “Jalan akan macam ombak. Tong poro sakit kalau ikut jalan ini. Harus pelan-pelan juga, kalau hujan itu tong siap-siap sudah motor kotor. Jalan bapece, pernah ada yang jatuh juga kasihan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III Anggota DPRD Kota Sorong, Auguste CH. Sagrim kepada Radar Sorong mengatakan akan menindaklanjuti hal tersebut. “Kami dalam waktu dekat dari Komisi III akan turun langsung ke jalan tersebut untuk melihat kondisinya. Apakah ini jalan kota atau provinsi. Bagaimana pun jalan ini merupakan infrastruktur dasar dimana warga bisa berinteraksi, bergerak melakukan aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Ia menyayangkan sikap PU provinsi karena berlarut-larut membiarkan jalan tersebut rusak. Sementara warga sudah resah akan jalan tersebut. Ia juga akan meminta Pemkot untuk dapat membantu agar masyarakat Kota Sorong dapat menikmati jalan yang baik.

“Sepertinya tidak bisa menunggu program peningkatan jalan oleh provinsi karena warga sudah resah dengan jalan tersebut, yang sudah rusak bertahun-tahun. Bila perlu kami akan usulkan dapat diperbaiki dengan APBD kota. Terkait dengan laporan pertanggungjawaban dewan nanti kami akan koordinasi dengan pihak PU kota,” tegasnya.

Dikatakan Auguste, pihaknya juga akan melakukan kunjungan kerja langsung ke PU Provinsi untuk mempertanyakan kenapa beberapa jalan rusak di Kota Sorong terbengkalai.

“Bila perlu kami akan minta ke komisi untuk melakukan kunjungan kerja ke Dinas PU Provinsi,” tegasnya.

Kemudian, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Sorong, Muhammad Taslim, mengatakan, akan menyampaikan hal tersebut ke Fraksi Gabungan di Provinsi Papua Barat. Menurutnya legislatif dan eksekutif harus memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Pemerintah dan DPR harus punya kepedulian dengan hajat masyakarat. Kalau jalan rusak, tanpa masyarakat ngomong. Harusnya pemerintah sudah harus perbaiki,” tegasnya.

Menurutnya, Pemerintah punya kewajiban untuk menyediakan sarana dan prasarana termasuk jalan, dan masyarakat harus membayar pajak.

“Jadi antara hak dan kewajiban harus dipenuhi. Kalau masyarakat sudah membayar pajak, kemudian Pemerintah tidak menyediakan jalan. Nah, itu sangat disayangkan,” pungkasnya.

Pantauan Radar Sorong, baik pengendara dan pengemudi harus pelan-pelan dan antre karena menghindari jalan berlubang tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Sorong, Agustinus Howai menegaskan bahwa Jalan rusak yang berada di Jl.Sungai Kamundan Km 12 Masuk tersebut merupakan tanggung jawab PU Provinsi Papua Barat. Namun, karena pedulinya Pemerintah Kota Sorong kepada masyarakatnya. Sehingga jalan tersebut sempat dikerjakan PU kota. Hanya saja, karena APBD Pemkot yang terbatas, sehingga dikerjakan hanya sebagian.

“Pemkot hanya membangun drainase, talud dan timbun sampai 60 meter. Itu pengecoran hanya 30 meter. Padahal itu bukan tanggung jawab kita PU Kota. Itu menggunakan biaya rutin PU kota. Dimanakah biaya rutin PU provinsi digunakan. Kan ada biaya pemeliharaan rutin, berkala, dan periodik,” tegas Agus kepada Radar Sorong.(Zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed