oleh

Jaga Kearifan Lokal, Terapkan 4 Kemampuan Berbahasa Inggris

-Metro-137 views

Keberadaan Kampung Inggris di tengah masyarakat Moi dengan tetap mempertahankan kearifan lokal yang ada, membuat Kampung Inggris yang satu-satunya di Indonesia Timur ini, berbeda dari Kampung Inggris lainnya di Indonesia. 

Karena menurut Staf Ahli Bupati Sorong Bidang SDM, Waode Likewati, keberadaan Kampung Inggris merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat yang memiliki tanah dan Pemerintah Kabupaten Sorong untuk membangun SDM, terutama dalam berbahasa inggris dengan baik. 

Diharapkan, setiap tahunnya Kampung Inggris akan mengalami peningkatan fasilitas. Namun, tahun depan dengan kesiapan yang matang, akan dilakukan grand opening, lalu membuka kesempatan bagi masyarakat luas yang ingin datang belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris. 

Dengan mengkombinasikan kurikulum Internasional dan Nasional, para staf maupun tutor di Kampung Inggris menjalani pelatihan hingga 4 sampai 5 bulan. Dimana, kurikulum tersebut dikolaborasikan dalam silabus yang diharapkan dapat dipahami oleh guru untuk pengembangan anak-anak Papua. 

“Dalam proses ini tahap awal, merekrut masyarakat disini dan ditraining untuk bahasa inggris baik staf, guru dan masyarakat sekitar, setelah siap, lalu kami buka untuk masyarakat luas,” ucap Abrar Trainer di Kampung Inggris. 

Pelatihan sendiri membutuhkan waktu 4-5 bulan, dimana selama pelatihan terdapat suka dan duka, namun ia sangat bersyukur, karena masyarakat setempat sangat membuka hati untuk tujuan akan datang. Untuk itu, ia berharap Kampung Inggris dapat menjadi pilot project ataupun pioner bagi Kabupaten atau Kota lainnya. 

Ia juga menilai, Kampung Inggris ini merupakan satu-satunya di Indonesia timur yang terintegrasi baik dan berbeda dengan Kampung Inggris yang ada di Pare Kediri yang berkonsep per-rumah. 

Tidak hanya mengajar anak-anak, guru yang ada di Kampung Inggris juga dilatih untuk dapat mengajarkan bahasa inggris bagi masyrakat setempat, termasuk orang tua. Hal tersebut menjadi sebuah tantangan, dimana memperkenalkan bahasa tersebut ke orang baru.

“Tidak hanya orang tua, tetapi juga anak-anak, tantangannya sama untuk memperkenalkan bahasa inggris ke orang baru,” terang Eliase Ulimpa, Guru di Kampung Inggris. 

Meski sama dengan di sekolah, penerapan 4 kemampuan yakni, listening, reading, writing dan speaking, namun tantangan yang ada di Kampung Inggris, perlu dilakukan dengan strategi yang tepat, sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed