oleh

IRT Fatayat Belajar Menjahit

-Metro-125 views

AIMAS – Bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kerja (BLK) Sorong,  sebanyak 16 orang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tergabung dalam Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sorong mengikuti pelatihan menjahit selama 30 hari di Gedung LPTQ Kabupaten Sorong sejak 24 Juli – 29 Agustus 2020.

Instruktur Outsourcing Menjahit BLK Sorong,  Ratih Nursanti menyampaikan,  pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan dasar dengan membentuk pola lebih dulu. Namun,  karena pelatihan tersebut lanjutan, sehingga direncanakan untuk menjahit gaun pengantin.

“Kalau sekarang dibuatkan gamis dan gaun batik, rencananya akan dibuat juga gaun pengantin dari bahan polos dan batik,” jelasnya kepada Radar Sorong, Rabu (29/7).

Dari 16 orang yang mengikuti pelatihan,  beberapa diantaranya telah memiliki keterampilan dan mencoba untuk mendalami keterampilan menjahit. Dengan adanya pelatihan kali ini, ia berharap agar IRT dapat lebih mandiri dan dapat membuka peluang usaha kedepannya. “Kami harapkan, Ibu-ibu di sini dapat lebih berkembang dan mandiri, sehingga dapat membuka usaha kedepannya,” ucapnya.  

Selain bekerja sama dengan organisasi ataupun instansi lain, BLK Sorong juga membuka peluang bagi Ibu-ibu lain yang secara mandiri ingin mengembangkan keterampilannya di BLK secara gratis, namun dengan syarat usia produktif dan yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.  “Kalau di luar dari organisasi bisa mendaftar di BLK, tapi untuk yang usia produktif dan pendidikannya tidak ke jenjang yang lebih tinggi,” terangnya.

Sementara itu,  salah satu peserta, Suryanti mengaku senang dengan adanya pelatihan tersebut yang baru pertama kali ia ikuti.  Meski terkesan sulit diawal, namun setelah 5 hari mengikuti pelatihan dan langsung praktek,  ia jadi lebih memahami.  “Awalnya susah tapi lama-lama sudah mulai bisa,  apalagi gambar pola,” katanya. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed