oleh

Indikasi Geografis Kopi Anggi Tingkatkan Daya Saing

-Ekonomi-25 views

Bertempat di Kafe Coffeebreak (Depan Hotel Fujita), Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat, Anthonius M. Ayorbaba menghadiri kegiatan yang digelar oleh Komunitas Kopi Manokwari (KKM).
Kedatangan Kakanwil sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut guna memberikan sosialisasi terkait Hak Kekayaan Intelektual serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan lomba Manokwari Fun Battle V60 Session II yang digalakan oleh KKM ini.
”Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Komunitas Kopi Manokwari yang sudah mengundang Kakanwil untuk melakukan sosialisasi yang berkaitan dengan Hak Kekayaan Intelektual kepada semua pengelola kafe dan yang mengikuti lomba meracik kopi di Manokwari,” ujar Kakanwil.
Lebih lanjut, Kakanwil juga menilai bahwa apa yang telah dilakukan oleh KKM ini merupakan bagian terpenting bagi Kanwil Kemenkumham Papua Barat untuk terus mensosialisasi kopi Arabica Anggi yang telah mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografis (IG) sehingga keberadaaan Kopi Anggi bisa diterima oleh masyarakat.
”Tentu kegiatan ini menjadi bagian penting dari Kanwil untuk terus melakukan sosialisasi tentang Kopi Arabica Anggi yang sudah mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografis. Kita berharap pengelola kopi ini juga akan meracik Kopi Anggi juga untuk menjadi kopi terbaik yang bisa dinikmati oleh masyarakat yang mendatangi kafe-kafe mereka di Manokwari,” jelas Kakanwil.
Sebagaimana kita ketahui, keberadaan kopi Anggi sendiri di pasaran juga sangat sukar ditemui karena produktivitasnya minim dan belum dalam standarisasi yang tinggi.
Melihat fenomena di atas, Kakanwil berharap dengan adanya sertifikasi IG terhadap Kopi Anggi sekiranya adanya grand design, program-program strategis dan langkah-langkah pengembangan produktivitas oleh Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak dan ditopang dengan dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat sehingga keberadaan Kopi Anggi di Pegunungan Arfak dan Mayambou dapat memberikan prospek baik terhadap peningkatan daya saing dan investasi daerah.
Diakhir arahannya, Kakanwil berharap ke depannya perlu diadakan sosialisasi yang baik sehingga dapat menjaring lebih banyak lagi penikmati kopi dan pihak-pihak lainnya.
”Tentu dengan lomba tadi, diharapkan kedepannya nanti ada sosialisasi yang baik sehingga ada beberapa penikmat kopi itu juga bisa hadir dan menikmati racikan kopi yang disajikan,” harap Kakanwil.
Selepas memberikan materi sosialisasi, Kakanwil menyempatkan diri mengunjungi dan berdiskusi singkat dengan peserta lomba Manokwari Fun Battle V60 Session II di gerai masing-­masing.
Masih dalan kesempatan yang sama, sebagaimana yang dikemukan oleh Roland Raweyai selaku Ketua Komunitas, sebanyak 40 lebih anggota yang terdiri pemilik kafe yang tergabung di dalam KKM.
Roland juga mengatakan bahwa tidak hanya kopi luar saja tapi kopi lokal diantaranya Kopi Anggi dari Pegunungan Arfak juga diperlombakan.
Roland bersama seluruh anggota KKM berharap dengan diselenggarakan lomba ini dapat membawa dampak positif bagi pengembangan SDM dan perekonomian Kota Manokwari khususnya di bidang industri kopi, baik itu dibagian hulu (petani yang kami gunakan hasil kebunnya) maupun dibagian hilir (kedai kopi, restoran dan hotel sebagai pengolah dan penyalur kepada masyarakat).
Disamping itu juga menjadi bagian dari edukasi bersama tentang pentingnya menjaga kelestarian budaya kopi, khususnya Kopi Papua dan Papua Barat agar kelak kita dan generasi penerus dapat tetap menikmati kopi-kopi lokal yang berkualitas baik dan memiliki ciri khas cita rasa yang dapat dikenang sepanjang masa.
Berdasarkan surat yang dilayangkan oleh KKM kepada Kakanwil, pelaksanaan lomba Manokwari Fun Battle V60 Session II berlangsung selama dua (2) hari, yang mulai terhitung dari tanggal 10 -11 Oktober 2020.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed