oleh

HUT Maybrat harus Dihargai

-Metro-138 views

SORONG- Sebagai Pemerkasa, pejuang pembentukan Kabupaten Maybrat, saya sangat kecewa melihat situasi yang terjadi hari ini. Situasi yang saya maksudkan adalah, kehadiran Kabupaten Maybrat tidak dihargai oleh ASN dan pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Maybrat. Demikian pernyataan Maksimus Air,SE.M.Si usai menghadiri Perayaan HUT Kabupaten Maybrat ke 12 tahun 3 Mei lalu di alun alun Fait Mayaf Ibu Kota Kabupaten Maybrat.

Selaku tokoh, lanjut Maksumus Air, bahwa harusnya Pejabat ASN, Politisi, Masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Maybrat bersyukur dengan hadirnya Kabupaten Maybrat barulah pejabat bisa kelola DPA, promosi jabatan, kelola proyek, kelola dana kampung, dan sebagainnya. Tetapi yang yang sangat disayangkan perayaan HUT Kabupaten Maybrat dirayakannya seperti perayaan HUT anak – anak kecil.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Keadaan ini membuat kami selaku pendiri kabupaten ini sangat kecewa sekali. Dan ini menunjukan bahwa orang orang (ASN) yang bekerja di Kabupaten ini tidak miliki hati yang tulus untuk membangun Kabupaten maybrat. “ ucap Maksimus sembari menambahkan, pejabat ASN, Politisi dan pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten ini seakan tidak peduli dengan sejarah halirnya kabupaten Maybrat dan tokoh tokoh yang telah bersusah payah memperjuangkan kabupaten ini dengan dengan merngkorbankan harta benda bahkan nyawa pun jadi taruhan.

Mewakili para tokoh, pihaknya menegaskan bahwa pernyataannya ini bukan menuntut agar mereka dihargai tetapi satu hal yang timintakannya adalah hari jadi Kabupaten Maybrat tanggal 3 mei harus dihargai sebagai hari penting, hari keramat, hari bersejarah bagi peradaban orang A3 Maybrat. “ orang orang yang bekerja di kabupaten ini seakan tidak berpikir bahwa kabupaten ini asal muasal lahirnya dari mana, kahirnya kapan, lahirnya kabupaten ini untuk siapa, apakah kabupaten ini jatuh dari langit. Kami tidak tuntut untuk dihargai, tetapi yang kami minta, hari lahirnya kabupaten ini harus dihargai” tandasnyas.

Menyinggung perayaan HUT Kabupaten Maybrat yang dirayakannya seperti HUT anak kecil, lanjut mantan Politisi Gerindra Kabupaten Maybrat itu menegaskan kembali bahwa, hari jadi Kabupaten Maybrat setiap tanggal 3 mei haris dirayakan semeriah mungkin dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19, harus ada iven iven yang dirayakan dalam rangka menyongsong HUT Kabupaten Maybrat, masyarakat harus dilibatkan dalam setiap setiap perayaan baik di tingkat distrik, ditingkat zona, maupun ditingkat Kabupaten.

Hadirnya kabupaten Maybrat, lanjut Maximus, telah memberi banyak Manfaat kepada ASN, manfaat ekonomi bagi wira usaha, manfaat keamanan bagi institusi TNI-Polri, manfaat pembangunan bagi masyarakat di setiap kampung dan lain sebagainnya. “ harusnya hari jadi kabupaten maybrat dipersiapkan secara baik, kepanitiaan dibentuk satu tahun sebelumnya, perlu ketersediaan dana yang cukup untuk perayaan” tandasnya sembari menambahkan bahwa kedepan, perayaan HUT Kabupaten Maybrat dan Hardiknas jangan digabungkan karena makna perayaannya berbeda. 

“ Saya menjagak kita supaya melihat dengan mata hati nurani kabupaten ini, kabupaten yang memberikan kita makan minum” ucapnya sembari menambahkan bahwa kalau bukan kita yang mengelola anggaran, mengelola proyek, mengelola dana kampung yang menghargai kabupaten ini, siapa lagi yang akan datang menghargai. Kabupaten yang bersar, kabupaten yang berwibawa, kabupaten yang disegani adalah kabupaten yang orang orangnya, pejabatnya, masyarakatnya, politisinya menghargai sejarah. (ris)  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed