oleh

Hoaks, Sweeping Pelajar Malam Hari

-Metro-68 views

Kota Sorong, hingga saat ini selalu mengalami peningkatan kasus positif setiap harinya. Bahkan, untuk wilayah Papua Barat Kota Sorong termasuk yang tertinggi penyebaran Covid-19. bahkan timbul informasi hoaks di masyarakat. 

Sebelumnya, beredar pesan singkat di group Whatsapp tentang Kota Sorong zona hitam, kemudian adanya penutupan Bandara dan Pelabuhan sembari menunggu hasil rapat evaluasi pada hari Jumat 4 September 2020 nanti. Selain itu muncul lagi isu akan diadakan razia Siswa pada Jumat malam (tadi malam) sehingga guru dan wali siswa akan dipanggil bila ada siswa yang tertangkap berkeliaran malam.

Lucunya, dalam razia tersebut akan dilaksanakan oleh Wali Kota Sorong bersama Satgas Covid-19 serta Satpol PP dengan menggunakan mobil Gerakan Disiplik Siswa (GDS). Namun, seluruh isu tersebut dibantah oleh Jubir Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku sebab rapat pun akan dilaksanakam namun kemungkinan dalam minggu depan baru diadakan rapat

“Mengenai penutupan Bandara dan penutupan pelabuhan itu menunggu hasil rapat evaluasi Wali Kota Sorong, Forkopimda dan Tim Satgas Covid-19 Kota Sorong,”terangnya.

  Penutupan Bandara dan pelabuhan dimungkinkan apabila telah  dilakukan evaluasi. Selanjutnya terkait adanya informasi yang beredar bahwa akan dilakukan sweeping terhadap guru dan siswa, itu juga sangat tidak benar. “Tidak ada sweeping seperti itu,” ungkapnya.

Dalam rapat Forkopimda juga akan diputuskan sanksi yang akan diberikan kepada setiap orang yang melanggar protokol kesehatan. Ruddy berharap masyarakat hanya mempercayai berita atau informasi yang disampaikan oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Sorong.

 “Berita di luar itu jangan dipercaya karena itu hoax. Dengarlah berita yang valid yang disampaikan oleh Tim Satgas,”pungkasnya.(Juhra Nasir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed