oleh

Hindari Temuan, Inspektorat Datangi Dinas Pendidikan

-Metro-86 views

SORONG- Inspektorat Kabupaten Maybrat yang juga pengawas internal pemerintah didampingi Kepala Bidang Aset BPKAD Kabupaten Maybrat kemarin (11/5) melakukan monitoring ke beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat, Salah Satunya Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat.

Melalui sambungan telepon seluler, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Korneles Kambu,S.Sos.M.Si menjelaskan, bahwa tujuan monitoring meja dua instansi ini adalah untuk mendapat penjelasan terkait progres kegiatan baik fisik maupun swakelola Dinas Pendidikan yang bersumber dari APBN (DAK) Dana Otonomi Khsusus dan APBD Kabupaten Maybrat tahun anggaran 2020.

“Sekarang ini sudah memasuki bulan Agustus, dua OPD ini (Inspektorat dan BPKAD) melakukan monitoring, mengecek kegiatan swakelola oleh Dinas maupun yang dilakukan oleh pihak ketiga sudah sejauh mana, sebelum nantinnya melakukan kegiatan monitoring lapangan,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Maybrat sembari menjelaskan, kegiatan monitoring ini sangat penting untuk mengukur volume kerja, terutama kegiatan fisik yang dilakukan pihak ketiga. Sehingga progresnya berjalan sesuai kalender kerja tahunan.

Selaku kepaa dinas, lanjut Korneles Kambu, pihaknya menyampaikan apresiasi baik kepada Inspektorat maupun BPKAD dalam hal ini Bidang Aset yang pro aktif memberikan penjelasan terkait ketentuan aturan normatif yang harus dipatuhi dan dipedomani oleh mereka selaku OPD teknis dalam mengeksekusi kegiatan – kegiatan pembangunan, baik itu fisik maupun swakelola berjalan dengan baik seperti halnya di tahun 2019-2019.

“Dalam proses evaluasi akhir di 2018 dan 2019 Dinas Pendidikan tidak ada temuan, sehingga, dengan adanya monitoring meja dan lapangan yang akan dilakukan, mudah – mudahan memicu PPK, PPTK, Bendahara dapat memperhatikan arahan yang disampaikan. Sehingga pihak ketiga bekerja sesuai volume dan waktu,” harapnya.

Seperti yang telah dilaporkan kepala Dinas dihadapan Inspektur dan pejabat BPKAD bahwa khusus untuk kegiatan swakelola seluruhnya sudah selesai dilaksanakan. Sedangkan kegiatan fisik yang dilakukan pihak ketiga, progresnnya sudah mencapai 65 persen. Harapannya di sisa tahun anggaran sampai dengan Desember nanti, semua progres kegiatan fisik mencapai 100 persen. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed