oleh

Hilux Terjun ke Jurang, 4 Tewas

MANOKWARI – Kecelakaan lalulintas di ruas jalan Manokwari-Pegunungan Arfak merenggut 4 nyawa dan 5 orang lainya luka berat. Mobil dinas Toyota Hilux warna merah PB 5055 D terjatuh ke jurang (sungai) menyebabkan benturan keras dan para penumpangnya serta sopir terpental, bahkan bagian bak atau kabin terpisah dari badan mobil.

Salah satu korban adalah pejabat Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak, Sefnat S yang  menjabat Asisten 1 Bidang Pemerintahan. Dialah yang membawa mobil, sedangkan para penumpang lainnya merupakan kerabat dekatnya. 

 Data  yang diperoleh dari Polsek Warmare, Hilux yang dikendarai Setnat S dari Pegunungan Arfak  hendak ke Manokwari.  Sesampainya di jembatan Kali Utai sebelum masuk wilayah Distrik Minyambou, mobil mengalami rem blong atau tak berfungsi. Mobil kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jembatan. Mobil pun melayang dan terjatuh ke jurang, di tepi aliran sungai.

Anggota Polsek Warmare mengetahui kejadian ini setelah mendapat laporan dari warga  sekitar pukul 16.30 WIT, Kamis (18/3) yang memberitahukan telah terjadi kecelakaan tunggal, mobil Hilux terjatuh ke jurang setelah menabrak pagar jembatan.  Atas laporan ini, petugas piket dipimpin Kanit Lantas Polsek Warmare melakukan pengecekan di tempat kejadian. Dan benar, sebuah mobil terjatuh ke jurang dalam kondisi rusak berat. Para penumpangnya tergeletak, 4 lainnya tak bernyawa.

Anggota Polsek Warmare kemudian mengevakuasi korban. Bripka Alex Suharto Aupa nekat menyeberang sungai berarus deras untuk mengevakusi korban. Dari tayangan video, Bripka Alex Suharto Aupa memanggul korban sambil berpegangan tali melawan derasnya arus sungai. Para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat, RS Pratama Warmare. Tenaga medis  menangani para korban luka berat. 

Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan membenarkan laka tunggal yang menyebabkan 4 korban meninggal dunia dan 5 luka berat. Walau begitu dia belum bisa memastikan mengapa mobil menabrak pagar jembatan hingga terpental ke jurang.  Adapun identitas 4 korban meninggal dunia, Ester S, Hermanus S, Yambro A, Agus S. Keempatnya merupakan warga Kampung Petani Distrik Sururey. Sedangkan 5 korban luka berat, Sefnat S (sopir)  yang merupakan Asisten 1 Pemkab Pegaf,  Usirah S, Mawar A (12), Esterlin S (2) dan Sahalena M.

Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono didampingi Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurnia serta sejumlah perwira, meninjau lokasi kejadian kecelakaan di Jembatan Utai. Personel Satuan Lalulintas melakukan olah TKP. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed