Hebat! Rider Repsol Honda Bangkit, MotoGP Indonesia Akan Gempar!

radarsorongnews.com – Rider atau pembalap naungan Repsol Honda, yakni Pol Espargaro, memutuskan segera bangkit dan terlihat menghadiri MotoGP 2022 dengan kepercayaan diri kembali meningkat. Tentunya kabar rider Repsol Honda bangkit ini menjadi perbincangan hangat, setelah sekian lama performa Pol Espargaro menyebabkan kekhawatiran besar di kalangan penggemarnya. Hasil unggul berhasil diraihnya setelah berhasil menjadi rider pertama dengan poin tertinggi. 

Sekedar informasi untuk anda, ajang balap bergengsi MotoGP 2022 telah dilaksanakan di babak seri pertama nya di Sirkuit Losail, Qatar, pada Minggu, 6 Maret 2022 lalu. Ketika mendapatkan kesempatan di waktu luang untuk melakukan meet and greet, Pol Espargaro mengatakan bahwa dirinya sudah menandai dan menargetkan era kebangkitannya untuk menjadi rider legendaris dan profesional di MotoGP. Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa Espargaro telah mengalami kegagalan atas perebutan podium di urutan teratas pada MotoGP 2021 lalu. 

Pada balapan yang diberlangsungkan di Sirkuit Losail, Qatar, lalu, posisi pertama di miliki oleh rider ITA Gresini Ducati, yakni Enea Bastianini. Dan urutan kedua, di susul oleh pembalap Brad Binder dari Red Bull KTM, dengan perolehan selisih skor 0,346 detik. Espargaro yang berada di urutan ketiga, mengaku bahwa dirinya kurang puas dengan hasil tersebut. Rider hebat asal Spanyol ini mendapatkan waktu selisih terpaut 1,351 detik dari sang juara Bastianini. Akan tetapi, hal tersebut tidak menyebabkannya mengalami putus asa. Bahkan, rider Repsol Honda ini tetap menjunjung tinggi tentang semangat nya demi bisa merebut podium pertama dan keluar sebagai juara di MotoGP 2022. 

Tidak hanya itu saja, ia mengatakan turut antusias untuk segera balapan di MotoGP Qatar hingga Indonesia pada 2022 lalu. Ia bukan hanya melihat penampilannya sendiri, melainkan turut memperhatikan penampilan rider Repsol Honda lainnya, yaitu Marc Marquez. The Baby Alien, meskipun tidak kunjung mendapatkan “kesempatan” untuk menampilkan performa yang impresif dan berhasil mendapatkan finis di urutan kelima. 

“Namun pada akhirnya, saya merasa sangat senang karena pesan ini terdengar jelas bahwa Honda telah bangkit dari keterpurukannya. Bukan hanya saya, melainkan ada Marc Marquez,” ujar Espargaro, yang kami lansir dari sumber Liputan6.com, pada beberapa waktu lalu. Sejak awal, tidak bisa dipungkiri bahwa Espargaro memang menjadi pembalap yang dikesampingkan pada ajang balapan seri pertama MotoGP di Sirkuit Losail pada 2021 lalu. 

Akan tetapi, ia mengaku tidak ingin menampilkan performa terburuknya, dan selalu mengutamakan strategi yang kompetitif untuk membuka jalan serta gerbang kesuksesan sendiri hingga di 17 lap pertama. Inilah awal rider Repsol Honda bangkit, walaupun sang tim utama tidak berpihak kepadanya. Namun, seperti kejadian yang sudah-sudah, Enea Bastianini kembali menunjukkan kehebatannya dan berhasil membuat Espargaro terpuruk. Di lap-lap awal, Espargaro berhasil menjadi salah satu rider yang mengecohkan pembalap lain karena dianggap mengancam kemenangan. 

Sangat disayangkan ketika Espargaro terlihat lengah, sehingga kemenangan direbut oleh Bastianini. Espargaro mengaku bahwa dirinya mengalami kesulitan melawan Bastianini. Hal ini disebabkan karena ban belakangnya mengalami penguncian sejak tujuh lap terakhir. Posisinya pun semakin terancam, karena upayanya yang semakin dekat merebut kembali posisi pertama, kian melebar. Situasi ini pun enggan di sia-siakan, sehingga Brad Binder melewati kelengahan Espargaro. 

“Saya sangat tidak menyangka berada di grup dengan para pembalap berhasil melewati saya dari belakang, dengan kecepatan yang sama. Seharusnya, kami bisa hemat ban, karena ban yang kami gunakan di depan dan belakang lembut,” ujarnya. “Juga seharusnya kami menghemat bahan bakar, karena semua orang memiliki batasan. Tetapi saya juga sempat memimpin sebagian besar MotoGP, sehingga kami harus menghadapi balapan yang berbeda dari rencana awal kami,” bebernya. 

Tidak berhenti di situ saja, melansir dari sumber Liputan6.com, dikatakan bahwa Espargaro sempat mengaku telah mengerahkan seluruh upayanya untuk tampil maksimal di RC213V. Sangat disayangkan, ketika dirinya hendak mencapai kemenangan di tujuh lap lagi, ban sepeda motor nya telah mengalami penipisan. “Saya mengalami masalah di bagian sisi kanan ban belakang, kehilangan kendali sepenuhnya di tikungan. Kemudian bagian depan saya secara otomatis mengunci,” ujar Espargaro. 

“Begitu saya mengambil tindakan kunci rem ban belakang, dan terkunci, saya tahu bahwa hal itu sebenarnya akan terjadi pada kendaraan. Enea sudah melewati saya di tikungan, dan saya menangkap slipstream nya. Kecepatan saya meningkat pesat, sehingga saya sempat berpikir bahwa saya akan berakhir,” tutup Espargaro. Akan tetapi, dibalik alasannya yang mengalami performa buruk pada MotoGP 2021 lalu, banyak orang yang memberikan dukungan semangat dan antusias menunggu performa barunya di babak selanjutnya. Kabar rider Repsol Honda bangkit ini pun menjadi berita bahagia untuk kalangan penggemarnya.

Previous post Banyaknya Manfaat Olahraga Berkuda, Otot Terlatih!
Next post Deretan Makanan Terbaik untuk Penderita Hipertensi, Dijamin Darah Tinggi Menurun!