oleh

Hari Pertama Kerja Disambut Tarian Adat Cakalele

MANOKWARI – Hermus Indou dan Edi Budoyo memulai tugas sebagai Bupati dan Wakil ­Bupati Manokwari periode 2021-2026. Hari pertama masuk kantor di Sowi Gunung, Senin (1/3), Hermus Indou dan Edi Budoyo ­disambut ­tarian Cakalela asal Maluku.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan  Otsus Provinsi Papua Barat Roberth Rumbekwan mewakili gubernur, mengantar Hermus Indou dan Edi Budoyo untuk melaksanakan tugas. Tutur hadir Plt Sekda Mersiyanah Djalimun, para asisten sekda, dan pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) Pada kesempatan ini juga dilaksanakan serahterima jabatan bupati dari Plh Bupati Manokwari, Mersiyanah Djalimun kepada Hermus Indou, dirangkaian dengan serahterima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Manokwari.

Bupati Hermus Indou mengatakan, serah terima jabatan menjadi awal perjuangan bersama membangun Kabupaten Manokwari. Dia dan Edi Budoyo meminta dukungan dari semua elemen masyarakat guna mewujudkan Manokwari  yang belih baik.  “Bukan saja tugas bupati dan wakil bupati semata, tapi seluruh elemen masyarakat untuk mengoptimalkan potensi diri dan sumber daya pembangunan untuk merealisasikan visi misi, dan target serta indikator pembangunan daerah.Mari kita bahu-membahu menjadikan Manokwari, ibukota Provinsi Papua Barat ini semakin baik,” ujarnya.

Hermus yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Barat, menyikapi berbagai isu yang berkembang bahwa akan melakukan pergantian sejumlah pejabat. Dia menegaskan bahwa pertarungan politik sudah usai. Pilkada telah menghasilkan pemimpin baru bagi Kabupaten Manokwari. “Inilah masa awal perjuangan kita bersama untuk sama-sama membangun Kabupaten Manokwari, membawa perubahan positif sebagai titik awal pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Hermus juga menepis isu-isu berkembang bahwa dirinya bakal melakukan pembersihan atau pergantian sejumlah pejabat. “Pilkada telah selesai dan tensi politik juga telah selesai. Kini saatnya memasuki masa baru yakni melaksanakan pemerintahan dan pembangunan. Saya tegaskan kalau ada isu negatif, isu miring yang mengatakan bahwa Hermus masuk akan cuci gudang, jangan dengar. Itu tidak benar,” tegasnya lagi.

Pada kesempatan ini Hermus juga menyanjung kiprah Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan mantan Bupati Manokwari dua periode dan juga sebagai Kepala Suku Besar Arfak yang telah menyiapkan generasi muda Suku Arfak. 

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan  Otsus Provinsi Papua Barat, Roberth Rumbekwan mewakili gubernur mengingatkan bahwa bupati dan wakil bupati telah menjadi milik seluruh masyarakat Manokwari. Kepada Hermus dan Edi Budoyo, ia berpesan agar merangkul semua elemen masyarakat untuk melaksanakan pemerintahan dan pembangunan. “Perbedaan dalam pesta demokrasi yang sudah dilalui hendaknya dilebur dalam satu cita-cita,” ucapnya. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed