oleh

Harga Emas Naik Lagi

-Ekonomi-35 views

Fluktuasi harga emas masih terus bergerak naik dan turun hingga menembus jutaan rupiah per gramnya. Menilik informasi harga emas dari aplikasi Pegadain Digital Servis (PDS) per tanggal 11 September 2020, nominasi harga emas tertinggi masih diduduki oleh cetakan emas batangan Antam, yakni Rp 1.069.000 per gram.
Diikuti oleh cetakan logam mulia Lotus AR seharga Rp 1.060.000 per gram. Kemudian selanjutnya cetakan logam mulia galeri 24 harganya Rp 1.056.000 per gram dan terakhir emas batangan UBS Rp 1.035 per gram.
Berbanding terbalik dengan harga logam mulia, untuk emas perhiasan di pasaran harganya masih cenderung lebih stabil. Yakni masih konsisten di harga Rp 900.000 hingga jutaan rupiah untuk setiap gramnya. Variasi harga emas perhiasan 23 karat di pasaran dipengaruhi oleh model dan tingkat kerumitan pembuatan perhiasan tersebut.
Melihat kontraksi harga emas yang semakin melambung perlahan, membuat sebagian orang beralih menjadikan emas ini sebagai ladang investasi menjanjikan. Investasi emas dinilai memiliki lebih sedikit risiko jika dibandingkan investasi di bidang properti.
Ditemui Radar Sorong pada beberapa kesempatan, Deputi Pegadain Area Sorong, Maryono juga membeberkan keistimewaan berinvestasi emas. Selain memiliki lebih sedikit risiko, emas juga dinilai memiliki nilai likuiditas yang tinggi.
”Likuiditasnya tinggi kalau emas, bisa dengan mudah dipindah-pindahkan. Selain itu emas juga dapat dengan mudah dicairkan atau diperjualbelikan,”ujarnya.
Trend investasi emas belakangan ini tampaknya mulai digandrungi. Banyak masyarakat yang memutuskan berinvestasi dalam bentuk emas, sebab emas diklaim sangat tahan terhadap inflasi. Meski harga emas bisa saja turun, namun biasanya tak bertahan lama. Harga emas bisa kembali naik dalam waktu dekat dan bahkan bisa terus melambung, seperti yang terjadi saat ini. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed