oleh

Harga Daging Sapi Belum Stabil

-Ekonomi-111 views

SORONG – H+4 usai hari raya Idul Adha, harga daging sapi di pasaran masih belum stabil. Daging sapi yang normalnya dijual seharga Rp 120.000 per kilo, kini harganya sedikit melambung di angka Rp 130.000 per kilo. Kenaikan harga daging sapi ini sudah terjadi sejak H-1 Idul Adha.
H. Udin, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Remu mengatakan bahwa kebaikan harga dading sapi yang hanya selisih Rp 10.000 sangat wajar terjadi. ”Sudah biasa, beberapa tahun terakhir memang kenaikannya segitu, Rp 10.000 saja selisihnya. Biasanya satu minggu setelah hari raya baru harga normal lagi,”tandasnya, Selasa (4/8).
Pengalaman pertama menjalani hari raya Idul Adha di tengah pandemi Covid-19, penurunan penjualan juga dikeluhkan pedagang. Pasalnya hari raya Idul Adha sebelum covid-19, penjualan tinggi. Jumlah permintaan juga membludak.
”Pengalaman tahun ini sepi sekali, karena kan kondisi begini. Biasa saja, tidak seperti sedang hari raya. Pembeli juga kurang. Mungkin karena pembatasan sosial, jadi tidak ada acara kumpul-kumpul, tidak masak daging dalam jumlah banyak. Karena kalau cuma untuk masak sendiri mungkin masyarakat masih bisa dapat sedikit-sedikit dari pembagian,” kata dia.
Meski tak merincikan berapa kilogram banyak daging yang berhasil dijualnya pada saat hari raya Idul Adha kemarin, namun perkiraan hanya sekitar 50 persen saja. Bahkan beberapa pelanggan kadang masih mencoba untuk menawar harga daging yang dijualnya.
”Ya begitu kadang ada juga pembeli yang tawar harga, mau bagaimana lagi. Sudah begitu harganya memang. Kita juga ambil untung tidak seberapa, kita ikut harga sama dengan yang lain. Kita disini kan hanya bisa berdoa, harapannya covid-19 cepat selesai, keadaan bisa normal lagi,” pungkasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed