oleh

Harga Cabe Merah Keriting Naik Tajam

-Ekonomi-135 views

SORONG – Cuaca di wilayah Kota dan Kabupaten Sorong yang tak menentu sangat berdampak besar terhadap fluktuasi harga komoditi bumbu dapur setiap harinya. Pantauan Radar Sorong di Pasar Sentral Remu, Jumat (19/6) harga cabe merah keriting melambung jauh menjadi Rp 90.000/kg, padahal pekan lalu harganya masih sekitar Rp 35.000/kg. Terjadinya fluktuasi harga ini merupakan hal yang tidak bisa dikendalikan oleh pedagang. Pasalnya, semua ini disebabkan oleh ­faktor alam atau hujan yang membuat banyak petani gagal panen. Apalagi sudah beberapa pekan terakhir Kota Sorong memang tak lagi memasok cabe dari luar daerah akibat terbatasnya akses selama pandemi.
Hal ini membuat para pedagang hanya menggantungkan harapan terhadap hasil panen dari petani lokal di daerah Kabupaten Sorong.
”Biasanya saya jual cabe dua macam, ada yang lokal dan impor dari Seram. Tapi sekarang cabe Seram sudah tidak ada ya terpaksa saya hanya menjual cabe lokal saja. Itu pun dengan harga yang mahal karena memang dari petani sudah mahal juga,” ujar Purwono, pedagang di Pasar Remu.
Dikatakan Purwono, kali ini kenaikan harga cabe merah keriting adalah yang paling mahal.Biasanya kenaikan ­harga cabe merah keriting paling tinggi sekitar Rp 60.000/kg.
”Ini termasuk yang paling mahal, kan Minggu lalu masih Rp 35.000/kg. Terus naik jadi Rp 45.000/kg, kemudian Rp 55.000, sempat kosong 2 hari, pas masuk lagi harganya sudah Rp 70.000 dan puncaknya hari ini sampai Rp 90.000/kg,” bebernya. Menurutnya, kenaikan harga komoditi berpengaruh terhadap penurunan omsetnya, meski tak terlalu jauh.
”Pendapatan ya jelas menurun tapi tidak terlalu jauh. Turunnya kan karena orang yang biasanya beli banyak, sekarang belinya hanya sedikit. Ya mungkin biar bisa cukup juga uangnya untuk beli bumbu-bumbu yang lainnya,” kata dia.
Berbeda dengan harga cabe merah keriting yang sedang melambung, komoditi yang lain justru mengalami penurunan harga. Bahkan beberapa diantara komoditi tersebut sudah mulai stabil harganya. Misalnya cabe rawit yang pekan lalu melambung di harga Rp 120.000/kg kini turun menjadi Rp 90.000/kg. Bawang merah dari harga Rp 90.000/kg turun menjadi Rp 55.000/kg, dan bawang putih dari harga Rp 45.000/kg juga turun menjadi Rp 30.000/kg. Kemudian tomat harganya Rp 25.000/kg. Selanjutnya, harga gula pasir kembali turun dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 12.500/kg menjadi hanya Rp 12.000/kg. Minyak goreng curah tetap Rp 11.000/liter dan tepung terigu masih stabil di harga Rp 7.000/kg. Terakhir, telur ayam impor dari Surabaya masih bertahan di harga Rp 55.000/ram. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed