oleh

Harga Ayam Melonjak

SORONG – Harga ayam dua bulan ini melonjak sangat tinggi.  Hal ini menurut Direktur PT Lestari Jaya, produsen ayam Bintang Lima, Sudirman, faktor utamanya akibat pasokan ayam hidup yang berkurang.  ’’Ayam lagi susah Pak. Belum lagi menghadapi lebaran. Makanya harganya tiap minggu naik,’’ jelas Sudirman kepada Radar Sorong.

Pergerakan harga ayam beku di Rumah Potong Ayam (RPA) di Jawa minggu per-awal Maret Rp 27.000/Kg, seminggu kemudian menjadi Rp 28.500/Kg. Tidak sampai seminggu naik lagi menjadi Rp 29.000/Kg dan sekarang sudah Rp 32.000/kg. 

Hal yang sama juga dialami RPA Phalosari yang memproduksi ayam beku Diva. Menurut Manager Marketting, Rio, kenaikan harga akibat stok ayam hidup di peternak sangat sedikit.  Bahkan ayam ukuran 0.8 – 1.0 Kg stoknya sulit didapat. ’’Ini ada stok ukuran 1.1 Kg ke atas,’’ jelas Rio kepada Radar Sorong.

Kenaikan harga tersebut sangat disesalkan distributor ayam di daerah termasuk Sorong. ’’Harga di Jawa sudah tinggi sekali ditambah ongkos kirim kita mau jual berapa di Sorong. Ini stok yang mau masuk Senin (19/4) hari ini harga jual di Sorong sekitar Rp. 38.500/Kg. Itupun sangat mepet bagi kami,’’ jelas Tupono salah satu distributor ayam beku merk Diva dan Bintang Lima.

Disinggung soal harga merk yang lain, Tupono mengaku tidak tahu. ’’Kalau harga ayam merk yang lain saya tidak tahu. Semua tergantung dari kualitasnya. Ayam Diva dan Bintang Lima sama sama bagus,’’ terangnya.

Menurut Tupono, selain menjual ayam beku merk Diva dan Bintang Lima, pihaknya juga mejual hati ayam, ampela, ikan nila, lele dan bandeng. ’’Kedepannya juga akan jual daging sapi dan kambing,’’ jelasnya. (pon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed