oleh

Hanya 8.900 Pendaftar SMA Secara Online

MANOKWARI – Hasil seleksi penerimaan siswa baru SMA/SMK se-Provinsi Papua Barat akan diumumkan pada 9 Juli mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba,SPd,MPd mengatakan, pendaftaran secara online telah ditutup dan kini pihak sekolah sedang melakukan pemeriksaan berkas persyaratan pendaftar.

Di Papua Barat terdapat sekitar 16.000 lulusan SMA/SMK. Dari jumlah tersebut hanya setengahnya atau 8.900 siswa mendaftar secara online. Setiap siswa dapat memilih dua sekolah. Sebagian besar menjatuhkan pilihan pada sekolah yang selama ini favorit seperti di Manokwari, SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2.

Sebagian besar lulusan SMP yang tak mengikuti pendaftaran secara oflline berada di daerah pinggiran kota. ­Mereka ini tidak memiliki fasilitas memadai atau telepon genggam adroid dan jaringan internet. “Bisa juga diperkirakan bahwa mereka yang tidak bisa mendaftar secara online ini berasal dari keluarga dengan ekonomi lemah,” kata Barnabas Dowansiba kepada wartawan di ­kantor gubernur, Rabu (1/7).

Dinas Pendidikan akan melihat daya tampung sekolah saat pengumuman 9 Juli dan penyerahan berkas secara ­offline. Lulusan SMP yang belum tertampung di SMA/SMK akan diarahkan untuk mencari ­sekolah lain yang masih membuka pendaftaran siswa baru. “Setelah pengumuman tanggal 9 Juli itu, yang belum diterima kita arahkan untuk mencari sekolah lain,” tandasnya.

Dinas Pendidikan bakal memperpanjang masa pendaftaran siswa baru SMA/SMK, walaupun pemerintah pusat sudah menetapkan tahun pengajaran baru 2020/2021 akan dimulai 13 Juli. Lagi pula, dalam masa pandemi virus corona proses belajar mengajar dengan tatap muka belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed