oleh

Gustu Kotsor Keluarkan 3.346 SIKM

-Metro-133 views

SORONG-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong (Kotsor) melakukan sterilisasi lobby Kantor Wali Kota (Walkot) Sorong dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Hal tersebut dilakukan, lantaran tim Gustu (Gugus Tugas) Covid-19 saat memeriksa berkas salah satu pelaku perjalanan dengan tujuan Kota Toraja ditemukan hasil rapid test reaktif, pada Rabu (8/7).

Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Kota Sorong, Herlin Sasabone, saat diwawancari di kantor Gustu Covid-19 Kota Sorong membenarkan pihaknya menemukan hasil rapid test reaktif dan juga menemukan hasil pemeriksaan swab negatif. Namun, Tim Gustu Covid-19 mengarahkan orang tersebut untuk melakukan pemeriksaan swab kedua kalinya agar lebih meyakinkan.

“Memang dia sudah lakukan swab sekali dan hasilnya negatif, tapi kami menyarankan untuk melakukan swab yang kedua kalinya biar meyakinkan. Setelah mengarahkan orang tersebut, untuk mengantisipasi tempat semua orang datang mengurus surat dan keamanan petugas Gustu Covid-19, kami lakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan saat istirahat makan siang,”jelasnya kepada awak media kemarin.

Menanyakan terkait jumlah SIKM yang sudah dikeluarkan Tim Gustu Kota Sorong, Herlin mengungkapkan bahwa hingga saat ini SIKM yang diproses berjumlah 3.346 lembar. 

“Dari 3.346 itu, rata-rata untuk warga yang berpergian ke Jawa dengan alasan pendidikan dan juga banyak warga yang mengurus izin masuk Kota Sorong dengan alasan dinas ataupun kembali ke Kota Sorong sebagai daerah asal. Karena saat mewabahnya Covid-19, mereka sedang berada di luar Kota Sorong. Dan ketika situasi di rasa aman maka mereka kembali pulang ke Sorong untuk sekolah atau kuliah,” terangnya.

Sementara itu, terkait kasus pemalsuan SIKM Kota Sorong sudah didapati kurang lebih belasan lembar. Selain itu, hingga saat ini Gugus Tugas Covid-19 Kota Sorong sudah melakukan sebanyak 832 rapid test gratis kepada masyarakat yang kurang mampu maupun para mahasiswa yang akan berangkat untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan perintah Wali Kota Sorong.

“Khusus untuk mahasiswa yang mau rapid test gratis harus lengkapi persyaratan, diantaranya kartu pelajar atau kartu mahasiswa, KK dari keluarga itu menjadi persyaratan menentukan Puskesmas mana yang akan mereka lakukan rapid test gratis,”ujarnya.

Kemudian, untuk keluarga tidak mampu, sambung Herlin harus melengkapi persyaratan yakni mengurus surat tidak mampu di kelurahan dan hanya diperuntukan bagi masyarakat yang ber-KTP Kota Sorong. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed