oleh

Gubernur : Yang Terpilih Harus Didukung

MANOKWARI – Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Kapolda Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing serta Forkopimda lainnya dan sejumlah pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) memantau pelaksanaan pemungutan Pilkada Manokwari. Mereka memantau ke sejumlah TPS usai Gubernur menyalurkan hak pilihnya di TPS 31 Bumi Marina Asri Kelurahan Amban, Rabu (9/12).

Gubernur berharap para calon bupati-wakil bupati, pendukung dan simpatisan menerima apapun hasil pilkada serentak 2020 ini. Dia meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Dominggus mengatakan, perbedaan pilihan politik hal yang wajar. Ketika Pilkada selesai dan sudah diketahui pemenangnya, semua elemen masyarakat kembali bersatu membangun daerah dengan pemimpin baru. “Kalau awal  ada perbedaan politik itu hal biasa. Tetapi ketika sudah ada yang terpilih dan telah dilantik, itulah pimpinan kita yang harus kita dukung,” kata Gubernur kepada wartawan di sela-sela pemantauan pemungutan suara di TPS Kelurahan Padarni, kemarin.

Pemantauan pemungutan suara ini juga diikuti Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat Derek Ampnir, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorongan. Keduanya mencermati bagaimana KPPS melaksanakan  pemungutan suara dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona (Covid-19).

Sementara itu, Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing,S.IK,MSi juga mencermati penerapan protokol kesehatan saat pemungutan suara di TPS. Berdasarkan hasil tinjauan itu, setiap TPS telah melakukan prosedur sesuai protokol kesehatan.

Kapolda menegaskan sejak awal setiap TPS wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebelum memasuki TPS, setiap pemilih akan melalui pengecekan terhadap suhu tubuh oleh petugas, mencuci tangan, dan wajib menggunakan masker. ”Saya berharap petugas dapat terus mensosialisasikan serta mengawasi protokol kesehatan selama jalannya proses pemilihan rekapitulasi penghitungan suara. Tak boleh ada penularan Covid-19 di Pilkada,” tegas Kapolda.

Untuk mengamankan pilkada serentak di 9 kabupaten, Polda Papua Barat melibatkan 3.063 personel termasuk 500 personel Brimob Nusantara. Terdapat  1.839 TPS (tempat pemungutan suara) tersebar di 9 kabupaten. Pola pengamanan, TPS aman, TPS rawan dan TPS  sangat rawan sebanyak 56 serta TPS rawan khusus 1 di Kabupaten Bintuni.

Karo Ops Papua Barat, Kombes Pol. Tri Atmodjo didampingi Kabid Humas AKBP Adam Erwindi mengatakan, Pilkada di keempat kabupaten, Manokwari, Teluk Bintuni, Sorong Selatan dan Raja Ampat jadi atensi khusus dalam pengamanan berdasarkan indeks kerawanan yang dikeluarkan KPU dan Bawaslu, serta dari analisa tahapan pilkada yang sudah dilalui. PAM Pilkada bertugas 15 hari dalam kondisi kondusif, tetapi bila suhu politik meningkat masa tugas akan diperpanjang. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed