oleh

Gubernur : Vaksinasi Massal Bukan Kegiatan Politik

MANOKWARI – Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, MSi berharap pihak lain tak asal menuding soal kegiatan vaksinasai yang sedang digalakan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan instansi terkait. Dominggus mengatakan, vaksinasi Covid-19 merupakan kegiatan kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa manusia, jauh dari kepentingan politik.

 Tampaknya insiden yang terjadi dalam pelaksanaan vaksinasi yang digelar Partai Nasdem di  Terminal Remu Sorong belum lama ini , dimana  Satpol PP Kota Sorong sempat berupaya membubarkan pelaksanaan vaksinasi degan alasan untuk mencegah kerumunan warga masih membekas di pikiran orang nomor satu di Papua Barat ini. 

PMB OPBJJ-UT Sorong

‘’Sekali lagi saya mau sampaikan, jangan ada yang asal menuduh. Vaksinasi ini tidak ada kepentingan politik. Vaksinasi ini untuk selamatkan nyawa manusia. Bapak Presiden bilang, keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi,’’ tegasnya kepada wartawan usai menghadari lauching vaksinasi bagi ibu hamil, di pasar Borobudur, Kelurahan Padarni, Manokwari.

Baik pemerintah, BUMN, BUMD, organisasi  kemasyarakatan, organisasi profesi dan lainnya perlu peduli dan bahu-membahu melaksanakan program vaksinasi massal. Pemberian vaksin kepada masyarakat dimaksudnya untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok masyarakat dari pandemi virus corona (Covid-19).

‘’Jangan ada yang bilang vaksinasi ini ada kepentingan politik. Semua pihak punya kepedulian. Kita tidak boleh diam. Kalau pemerintah daerah diam bisa ditegur Mendagri. Tugas dan tanggung jawab untuk sukseskan vaksinasi,’’ tandasnya lagi.      Pandemi atau wabah Covid-19 lanjut Gubernur, merupakan bencana non alam. Semua komponen bangsa diharapkan dapat berpartisipasi dalam penanganan pandemi.

Gubernur sangat merespon positif bila ada organisasi profesi, organisasi politik mau menyelenggarakan vaksinasi massal. Pemerintah akan membantu dengan penyediaan vaksin dan tenaga kesehatan atau vaksinator.       ‘’Silakan bikin kegiatan vaksinasi massal, tidak ada yang melarang. Mau bagi bantuan sembako silakan, mau bikin vaksinasi massal silakan,’’ sambung Gubernur.

Untuk pemerintah menurut Gubernur, ada petunjuk dari Menteri Keuangan, agar dialokasikan anggaran penanganan Covid-19 dan penanganan dampak ekonominnya. Pemprov Papua Barat juga telah memprogram sejumlah kegiatan penanganan dampak ekonomi, di antaranya pembagian bahan makanan, bantuan tangan kasih, stimulus bagi usaha kecil menengah (UMKM) dan bantuan pendidikan.

‘’Saya ini orang pemerintah bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab. Kalau orang politik itu berpikir untuk capai tujuan berbagai macam cara dia tempuh. Kita orang pemerintahan tidak demikian,’’ tegasnya lagi.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed