oleh

Gubernur Minta Kelompok Separatis Menyerahkan Diri

Dukung Polisi Tangkap dan Tindak Tegas Pelaku Penyerangan di Posramil Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan

SORONG– Panglima Kodam (Pangdam) XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Jumat (3/9) di depan Aula Praja Vira Tama memimpin upacara pelepasan jenasah 4 prajurit TNI AD yang gugur dalam insiden penyerangan di Posramil Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat. Upacara pelepasan jenasah yang digelar secara militer di Makorem 171/PVT dihadiri Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan,M.Si, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing, serta pejabat lainnya.

Baca Juga : 4 Prajurit TNI Dibunuh, Pangdam Perintahkan Danrem 181/PVT Kejar Pelaku

PMB OPBJJ-UT Sorong

Gubernur Papua Barat (PB), Drs. Dominggus Mandacan mewakili masyarakat Papua Barat menyampaikan bela sungkawa atas terpanggilnya 4prajurit yang memiliki pengabdian yang luar biasa. Ia mengimbau agar masyarakat Papua Barat juga turut mendoakan agar keempat prajurit agar diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. “Selaku Gubernur Papua Barat, kejadian atau peristiwa yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan diri separatis dan melakukan penyerangan terhadap Posramil, Aifat Selatan serta melakukan kekerasan dan pembunuhan terhadap 4 prajurit TNI terbaik, ini bukan kemanusiaan,”jelasnya, kemarin.

Gubernur Papua Barat mendukung TNI/Polri dalam tugas dan tanggungjawabnya sehingga diharapkan para pelaku dapat ditangkap dan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Gubernur Papua Barat, juga mengajak masyarakat yang berada di tempat kejadian, khususnya Kabupaten Maybrat maupun beberapa kabupaten yang berbatasan langsung bersama TNI-Polri untuk menjamin keamanan dan ketertiban serta kedamaian masyarakat yang ada di Papua Barat.

Baca Juga : TNI Berduka, 4 Jenasah Prajurit Tiba di Makorem 181/PVT

“Masyarakat tidak perlu takut, kami berikan jaminan. Kami juga minta dukungan masyarakat untuk membantu pemerintah dan TNI/Polri untuk memberika informasi terkait keberadaan kelompok separatis yang melakukan penyerangan di Posramil, Aifat Selatan,”ungkapnya.

Gubernur, juga mengharapkan agar kelompok separatis tersebut dapat menyerahkan diri untuk kembali bersama dengan Pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat untuk membangun tanah Papua, Papua Barat dan Indonesia secara umum untuk menjadi lebih baik.

Sebelumnya kepada wartawan, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa saat jumpa pers di Makodam, tak bisa menyembunyikan kegeramannya atas peristiwa pembunuhan anak buahnya. Bahkan Pangdam sempat menghentak meja saat menyampaikan pernyataan.

Baca Juga : Kelompok Penyerang Bukan dari Maybrat?

Pangdam menegaskan para pelaku penyerangan Posramil Kampung Kisor Distrik Aifatr Selatan Kabupaten Maybrat berjumlah lebih dari 30 orang disebutnya sebagai kelompok separatis teroris. “Penyerangan terhadap Koramil Kisor Persiapan, Distrik Aifat Selatan. Pelaku kelompok separatis teroris menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan 4 anggota kami (TNI) gugur, 5 orang lainnya dalam keadaan selamat dan aman,”ujar Pangdam. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed