oleh

Gubernur Papua Dideportasi dari PNG

Lukas Enembe Akui Salah, Masuk ke Vanimo PNG Melalui ‘Jalan Tikus’

JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe dideportasi oleh pihak imigrasi Papua New Guinea (PNG) setelah sempat dua hari bermalam di wilayah PNG. “Pemerintah PNG deportasi Pak Lukas Enembe karena masuk kesana tanpa dokumen imigrasi. Ini suatu bentuk tindakan imigrasi dari PNG,” kata Kadiv Keimigrasian Kanwil Hukum dan HAM ­Provinsi Papua Novianto Sulastono didampingi Plh Kepala Kantor Imigrasi Jayapura Agus Makabori di Pos Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Jumat (2/4)  siang.

Menurut dia, orang nomor satu di Bumi Cenderawasih itu diduga telah melanggar aturan imigrasi sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 6 tahun 2011. “Tentunya Konsulat RI-PNG memfasilitasi untuk buat dokumen surat perjalanan laksana pasport (SPLP). Persoalan ini akan kami dalami dan berdasarkan pengakuan beliau ke PNG untuk periksa kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe mengakui bahwa dirinya telah melanggar aturan imigrasi saat menyeberang ke Vanimo, Papua New Guinea (PNG) pada Rabu (31/3). Ia ke PNG tanpa melewati Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. “Iya, saya salah,” kata Lukas Enembe saat diwawancarai wartawan di depan PLBN Skouw, Jumat (2/4).

Enembe mengaku menggunakan jasa kendaraan roda dua (ojek) melewati jalan tak resmi atau jalan tikus. “Saya memang salah, masuk secara ilegal ke PNG. Saya naik ojek dari Pasar Skouw,” katanya. Enembe mengaku  kepergiannya  ke Vanimo PNG untuk berobat, namun melewati tapal batas secara ilegal. “Iya, saya pergi berobat,” ujarnya.

Diketahui, mantan Bupati Puncak Jaya itu ke Vanimo melewati jalan tak resmi pada Rabu (31/3) dengan menumpangi ojek bersama dua orang dekatnya. Enembe berada di Vanimo selama dua hari tanpa dokumen keimigrasian, sehingga dideportasi oleh imigrasi setempat.

Kepulangan Enembe ke Papua mendapatkan bantuan dari konsulat RI-PNG yang memfasilitasi gubernur melewati tapal batas ke arah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw-Wutung Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Jumat (4/2) sekitar pukul 11.28 WIT

Konjen RI-PNG Allen Simarmata yang dikonfirmasi terkait hal ini, mengaku bahwa orang nomor satu di Provinsi Papua berada di negara tetangga PNG sejak dua hari lalu, tepatnya Rabu (31/3). “Iya, dua hari lalu,” katanya di tapal batas usai membantu Gubernur Papua Lukas Enembe menaiki kendaraan Toyota Fortuner warna hitam.

Saat tiba di Papua, Gubernur Lukas Enembe terlihat mengunakan stelan kaos warna biru ­gelap menggunakan topi. Ia juga dijemput oleh petinggi Partai Demokrat Rifai Darus. Setelah itu, Gubernur Lukas Enembe ke Kantor PLBN guna diperiksa kesehatan kurang lebih 10 menit lamanya. Sehari sebelumnya, beredar informasi di dunia maya bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe berada di Vanimo, PNG dengan sejumlah orang dekatnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed