oleh

Gubernur Daftarkan BPJS TK Bagi 52.000 Warga

-Ekonomi-147 views

SORONG – Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan mendaftarkan sebanyak 52.000 masyarakat Papua Barat untuk mendapatkan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Tangan Kasih Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Gubernur menjelaskan bahwa warga yang tercover sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut tidak hanya akan mendapat jaminan sosial atas risiko kecelakaan kerja saja, namun juga mendapatkan bantuan uang tunai senilai Rp 2.400.000 per orang.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Program ini diberikan kepada pekerja formal dan informal dengan penghasilan dibawah Rp 5.000.000 per bulan. Warga sebanyak 52.000 ini tersebar untuk masyarakat di 12 kabupaten dan 1 kota yang ada di seluruh Papua Barat ini,” terang Gubernur.
Untuk Kota Sorong, lanjut Gubernur, kuota yang diberikan sebanyak 4.164 tenaga kerja, sementara di Kabupaten Sorong akan diakomodir untuk 3.464 tenaga kerja. Sisanya, diberikan kepada tenaga kerja yang tersebar di kabupaten lain di Provinsi Papua Barat.

Gubernur menjelaskan bahwa menjamin keselamatan warga dari risiko kecelakaan kerja adalah tanggung jawab pemberi kerja, namun bagi masyarakat yang termasuk pekerja mandiri atau informal, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Kami tidak mengharapkan risiko pekerjaan itu ada, tetapi setidaknya jika itu terjadi, maka yang bersangkutan sudah mendapatkan perlindungan itu dari program BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan pemerintah hanya bertanggung jawab untuk membayarkan iurannya saja,” tandasnya.
Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat, Mintje Wattu menerangkan bahwa 52.000 masyarakat yang didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Tangan Kasih akan mendapatkan jaminan sosial untuk dua program dengan besaran iuran Rp 16.800 per bulan yang dibayarkan pemerintah.

“Mereka terdaftar untuk dua program, yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Jadi mereka berhak mendapatkan jaminan tersebut sejak hari pertama iuran dibayarkan oleh pemerintah, kami jamin itu. Kami juga berdoa agar Gubernur konsisten menjalankan program ini, dan kami harap di tahun berikut akan semakin banyak lagi masyarakat yang didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tutup Mintje. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed