oleh

Green House, Kebun Bibit KPHL Unit II Sorong

Ina: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kita Tanam Pohon dan Bagikan Bibit Gratis

SORONG-Green House merupakan sebuah bangunan di mana tanaman dibudidayakan. Bangunan tersebut juga untuk menghindari dan merawat tanaman terhadap berbagai macam cuaca. Kemudian Green house KPHL menjadi tempat Persemaian bibit pohon. Hal tersebut dikatakan Kepala UPTD KPHL Unit II Sorong, Ina Rosalina Sikirit,S.Hut,MM.

PMB OPBJJ-UT Sorong
Kepala UPTD KPHL Unit II Sorong, Ina Rosalina Sikirit,S.Hut,MM foto bersama staf UPTD KPHL Unit II  Sorong.

“Jadi itu lokasi persemaian. Kita besarkan, kita besarkan dia di situ dulu, contohnya bayi. Sebelum dia keluar dari rumah sakit, dia ditaruh di inkubator dulu. Dibesarkan, dipelihara baik di situ, sehingga waktunya dia bisa dibawa pulang ke rumah. Jika siap dia bisa dikeluarkan dari rumah kena matahari dan sebagainya. Demikian juga tanaman, sebelum kita bawa keluar dia. Kita besarkan dia di sini dulu, kita beri pertumbuhan yang baik. Sehingga dia siap tanam, baru kita keluarkan untuk ditanam. Tidak langsung kita menanam. Kita dapat persemaian dulu,” jelasnya ketika ditemui di lokasi Green House di Puncak Worot, Senin (21/6).

Ina, menyebutkan, Green house untuk Persemaian dimana persiapan untuk ditanam nanti di kawasan hutan. Jadi ada beberapa jenis bibit pohon yang KPHL Unit II Sorong semaikan. Misalnya ada tanaman kehutanan yaitu tanaman yang tumbuh di dalam kawasan hutan, contohnya areal bekas terbakar, dan lahan kritis. Ada juga tanaman produktifnya yaitu tanaman buah.

“Yang ada di Persemaian kami ada tanaman Rambutan, Durian, Cempedak itu yang tanaman produktif. Kalau tanaman kehutanan, yang tidak ada buahnya tetapi diambil kayunya. Yaitu Linggua, Merbau/kayu besi, Bintanggur, adapun Matoa bisa diambil buah dan kayunya. Jadi tanaman yang cocok untuk lahan kritis. Kemudian ada juga tanaman untuk taman yaitu Glodok Tiang, Bunga Tanjung,” ujarnya.

Lanjutnya, bahwa Setiap jenis tanaman ada tempat dimana habitatnya dia hidup. Contohnya tanaman hutan, kita tidak bisa membawa tanaman pohon ini di dalam kota. Contohnya kayu besi, tidak bisa ditanam di trotoar. Karena dia tanaman hutan yang pohonnya besar. Kita akan menanam di situ tanaman Tanjung atau tanaman yang tumbuhnya lurus seperi Glodok Tiang atau Pucuk Merah itu cocok di taman atau tortoar. “Kemudian yang kita tanam di kawasan hutan juga ada bedanya. Antara taman yang perlu naungan dan yang tidak perlu. Contohnya tanaman Matoa, kita tanam membutuhkan inangnya atau tempat naungan. Kalau bekas lahan terbakar, kita rekomendasikan kayu besi, Bintanggur dan Linggua itu dia tahan,” jelasnya.

Ina juga mengatakan bahwa Ada pegawai yang bertugas merawat tanaman di persemaian. Media yang dipakai harus ada campuran pupuknya, tanah hitamnya, ada pasirnya. Sehingga di dalam satu polybag ada media, yang sudah disiapkan untuk mengantar tanaman ini. Karena mungkin tidak dalam satu tahun itu kita menanam. Dia bisa bertahan dua-tiga tahun, baru kita menanam. Jadi dia bisa makan dan minum di dalam polybag atau media yang sudah kita buat itu. 

“Yang paling cepat itu bisa setahun kita sudah bisa menanam. Contohnya kita dalam pembibitan ini yang lebih biasanya cepat tumbuh yaitu tanaman Linggua karena dari stek. Sementara yang kalau yang lama tumbuh yaitu Bintanggur, dia agak lama tumbuhnya karena dari biji buah,” katanya.

Dalam rangka memperingati dan merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tanggal 5 Juni dengan tema Restorasi Ekosistem, Restorasi Generasi.  KPHL Unit II Sorong melakukan penanampan pohon di kawasan hutan lindung Puncak Worot serta pembagian bibit gratis kepada masyarakat atau para tani. “Kami dengan kelompok tani KPHL bersama-sama menanam tanaman sesuai dengan tempatnya. Di kawasan hutan lindung pucak Worot lahan bekas terbakar, untuk dilakukan reboisasi. Kemudian untuk kegiatan pembibitan di Persemaian ada stok bibit kami tersedia gratis bagi yang berminat mau penanaman, silahkan ke kantor kami karena bibitnya gratis,” pungkasnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed