oleh

Golkar Ajukan 2 Nama Calon Wabup Maybrat

SORONG – Melalui proses pembahasan dan dinamika yang cukup alot dan dinamis, akhirnya rapat pleno yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Maybrat, Rabu (27/1) berhasil menetapkan dua kader terbaiknya untuk selanjutnya diusulkan sebagai Calon Wakil Bupati Pengganti Antar Waktu untuk menggantikan (Alm) Drs. Paskalis Kocu,MSi yang meninggal dunia Agustus 2020 lalu karena sakit.

Politisi Golkar yang sehari-harinya menjabat Ketua DPR Kabupaten Maybrat, Ferdinando Solossa,SE, melalui sambungan telepon seluler kepada Radar Sorong mengatakan, kedua nama yang diusulkan tersebut adalah politisi senior Partai Golkar, Jhon Fatie, dan Sarteis Wanane yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris DPD I Partai Golkar Kabupaten Maybrat.  Menurutnya, rapat pleno yang dipimpin langsung Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM, tentu merujut pada AD/ART Partai Golkar.

Terkait nama Jhon Fatie yang muncul dalam rapat pleno dan disepakati untuk diusulkan, Ferdinando menjelaskan bahwa pertimbangannya bahwa Jhon Fatie merupakan politisi senior yang mewakili representase dari wilayah Aifat Raya terutama Aifat Selatan dan Aifat Timur Raya, karena karena pada kontestasi pesta demokrasi pemilukada 2017 dan pemilu legislatif 2019 lalu, banyak kantong suara Golkar yang diperoleh dari wilayah tersebut. 

“Pertimbangan kader Golkar dari Willayah Aifat Raya sehingga merekomendasikan politisi senior Jhon Fatie karena terbukti dua kali pilkada dan pileg, suara kantong golkar di wilayah ini memberi kontribusi untuk memenangkan kadernya berturut tutut di kursi legislatif maupun pilkada,” kata Ferdinando Solossa.

Nama lain yang diusulkan untuk masuk dalam bursa pencalonan Wakil Bupati Pengganti Antar Waktu, yakni anggota DPRD Maybrat, Thomas Aitrem, namun yang bersangkutan menyatakan tidak bersedia dengan alasan pribadi.

Nando ~sapaan akrabnya~ mengatakan, dua nama tersebut, Jhon Fatie dan  Sarteis Wanane,  secara berjenjang akan diusulkan ke DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat dan DPP Partai Golkar, untuk mendapat keputusan DPP dan selanjutnya dikembalikan kepada DPD I Partai Golkar Kabupaten Maybrat. Setelah itu, diajukan ke Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Bupati Antar Waktu untuk kemudian diajukan di forum paripurna DPRD Kabupaten Maybrat untuk dilakukan pemilihan. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed