oleh

GM PLN Door to Door

-Ekonomi-71 views

**Sosialisasikan Stimulus Listrik ke Forkopimda

MANOKWARI-General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid menyambangi Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan dan Ketua DPR Papua Barat, Origenes Wonggor untuk menjelaskan skema penyaluran stimulus listrik periode April hingga Juni 2021 mengalami perubahan jika dibandingkan dengan sebelumnya. GM PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat juga menemui Kapolda Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing dan Kajati Wilhelmus Lingitubun, SH, MH.

Abdul Farid dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (24/3/2021) menjelaskan, dirinya menemui Forkopimda untuk mensosialisasikan keputusan pemerintah tentang skema penyaluran stimulus listrik terbaru yang dimulai per April hingga Juni 2021 mendatang. ’’Hal ini kami lakukan sebagai langkah mitigasi, menghadapi kemungkinan munculnya keresahan dari masyarakat yang selama ini memperoleh stimulus listrik,” jelasnya.

Seperti yang diinformasikan oleh Kementerian ESDM, bahwa stimulus Covid-19 tetap diberikan oleh Pemerintah dan disalurkan oleh PLN. Namun, untuk periode April hingga Juni 2021, skema yang diberikan berbeda dari yang sebelumnya.

Farid menjelaskan, pelanggan dengan daya 450 VA baik rumah tangga, bisnis dan industri akan memperoleh stimulus berupa diskon sebesar 50% dan pelanggan rumah tangga daya 900VA bersubsidi akan memperoleh diskon sebesar 25% untuk pembayaran tagihan listrik paska bayar maupun pembelian token pra bayar yang akan diterima pada saat melakukan pembelian token. Pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum juga tetap diperpanjang dengan besaran diskon tarif 50% untuk pelanggan sosial, bisnis dan industri daya 1.300 VA ke atas serta pelanggan layanan khusus.

Selain itu, pembebasan biaya beban atau abonemen juga diberikan sebesar 50% untuk pelanggan sosial daya 220 VA, 450 VA dan 900 VA, serta pelanggan bisnis dan industri daya 900 VA.

PLN lanjut Rarid, akan terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait informasi ini melalui media massa dan media sosial, petugas baca meter juga akan membawa surat pemberitahuan door to door kepada pelanggan yang selama ini terjaring mendapatkan stimulus Covid-19.

Pada kesempatan ini, Abdul Farid memperkenalkan aplikasi terbaru dari PLN yakni PLN Mobile. Ia menyebutkan, aplikasi ini dihadirkan untuk pelanggan agar pelayanan semakin cepat dan mudah melalui digitalisasi.

Ketua DPRD Provinsi Papua Barat, Orgenes Wonggor menyebutkan bahwa selama tahun 2020 kemarin, hampir tidak ditemukan pengaduan terkait penyaluran stimulus listrik ini. Namun, tidak menutup kemungkinan, adanya perubahan skema penyaluran stimulus listrik akan memunculkan pengaduan-pengaduan baru dari masyarakat jika tidak diantisipasi sebelumnya.

‘’Kami berterimakasih jajaran PLN UIW Papua dan Papua Barat telah mensosialisasikan terkait penyaluran stimulus ini kepada kami. Untuk selanjutnya, kami akan mensosialisasikan informasi ini kepada masyarakat sekaligus mengawal jalannya penyaluran stimulus ini. Apabila muncul pengaduan-pengaduan dari masyarakat, maka tentunya akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang ada,” ujarnya.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed