oleh

GKI Berduka, Ketua Klasis Ayamaru Tutup Usia

-Metro-45 views

SORONG- Telah Dipanggil Tuhan ke pangkuan Allah Bapa di Sorga, Ketua Klasis GKI Ayamaru Kabupaten Maybrat, Pdt. Bastian Bleskadit, S.Th.,MM Jumat (2/4) lalu di RS Sele Be Solu karena akibat sakit kompplikasi yang dideritanya. Kepergian almarhum  meninggalkan duka mendalam bagi sanak keluarga, handai taulan dan juga keluarga besar GKI di tanah Papua.

Dalam riwayat hidup singkat yang dibacakan, bahwa almarhum  Pdt Bastian Bleskadit telah mengabdi di rumah besar GKI di tanah Papua selama 25 tahun. Semasa hidup, almarhum memulai kariernya dari seorang penatua, kemudian menamatkan pendidikan di STT GKI  dan mulai ditempatkan di Klasis Bintuni selanjutnya dimutasikan mengabdi di Klasis Teminabuan dan selanjutnya terakhir dimutasikan ke Klasis Maybrat yang sekarang berubah nama menjadi Klasis GKI Ayamaru.

Setelah disemayamkan selama 4 hari di rumah duka di Unit II Malawele Aimas, Kabupaten Sorong, Senin (5/4) almarhum dimakamkan di TPU  Malawele. Prosesi ibadah pelepasan jenasah diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin, Ketua PHMJ Jemaat GKI Solo Kambuaya, Pdt. Oktovianus Kredy,S.Th dilanjutkan dengan prosesi ibadah kedua di Gedung Gereja GKI Pniel Malawele Aimas dan selanjutnya prosesi ibadah dan penghormatan terakhir di tempat peristirahatan terakhir.

Turut hadir mengiringi ibadah pelepasan Alm arhum, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu,M.Th, berserta jajaran Pejabat Sinode dan Klasis Sorong raya, Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim,MM didampingi jajaran pejabat, Wali Kota Sorong, Drs.Ec. Lambert Jitmau,MM, didampingi Sekda, Bupati Sorong, Dr. Jhony Kamuru,MM serta keluarga besar Binasket, Maybrat, Tehit dan juga yang datang dari Klasis Bintuni dan yang terkait lainnya  turut mengiringi kepergian dalam suasana duka.

Ketua Umum Binasket se tanah Papua, Adrianus Maga dalam sambutan dukanya mengajak seluruh keluarga Binasket se-tanah Papua supaya mencontohkan ketelad anan yang telah dilakukannya. ” Seorang hamba Bastian Bleskadit boleh pergi, tetapi keteladanan yang sudah dilakukannya men jadi contoh untuk melahirkan Bastian Bastian ( Hamba Tuhan) di tanah ini agar kita diberkati untuk menjadi saluran berkat” tandasnya.(ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed