oleh

Gerebek Tambang Emas, Sita 4 Eskavator

JAYAPURA – Jajaran Polresta Jayapura Kota menggerebek lokasi penambangan emas liar di wilayah ­Buper Waena Distrik Heram Kota Jayapura, Jumat (26/6). ­Polisi mengamankan  17 orang yang diduga pelaku penambang illegal serta enam unit alat berat.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas ­kepada wartawan mengungkapkan,  aktivitas  pertambangan emas llegal telah dipantau sekitar dua atau tiga bulan lalu. Pihaknya sempat mengecek lokasi tambang ­tersebut, namun pelaku mengetahui dan berhasil melarikan diri. ”Sehingga untuk memastikannya kembali, saya menyiapkan tim terpadu melibatkan Dinas ­Lingkungan hidup Kota Jayapura dan Satpol PP. Hari ini kami melakukan pengecekan sekitar pukul 11.30 WIT ­sampai 12.30 WIT dan berhasil menangkap mereka,” ­ungkapnya.

Selain mengamankan 6 ­pelaku penambangan ilegal, pihaknya lanjut Gustav Urbinas, mengamankan sejumlah  barang bukti yang digunakan untuk melakukan penam­bangan, yakni alkom dan enam alat berat (eskavator) yang dipakai serta air raksa bekas pakai dan BBM solar 11 jerigen.

Dijelaskan, para pelaku disangkakan  UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 ­tentang Pertambangan ­Mineral dan Batu Bara, UU Nomor 32 Tahun 1999 tentang Penge­lolaan Lingkungan Hidup, serta UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan.

”Ini ada pasal-pasal yang harus kita dalami terhadap perbuatan mereka. Pelaku yang kita amankan merupakan orang-orang yang bertanggung jawab terhadap kelompok-kelompok pekerja seperti buruh. Penang­gung jawab, pasti kita akan ambil langkah untuk kembangkan kasusnya, bisa sampai dilakukan penangkapan itu sangat memungkinkan,” tegas Kapolres. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed