oleh

Genset Terendam Banjir, Motoyama Rugi Rp 800 Juta

-Ekonomi-192 views

SORONG – Kepungan banjir yang menggenangi hampir seluruh titik di Kota Sorong mengakibatkan kelumpuhan aktivitas. Toko genset yang berlokasi di Jalan Ahmad ­Yani No. 19 (depan Bank BRI Cabang Sorong) pun tak luput dari genangan tersebut. Akibat banjir yang menggenang hingga masuk ke dalam outlet Motoyama, kerugian ditaksir capai Rp 800 juta. Hal tersebut diungkapkan oleh Supervisor Motoyama Sirong bernama Iwan, Jumat (17/7).
Diungkapkannya, tak ada yang tahu saat banjir mulai menggenang dan masuk ke dalam outlet. Sebab saat kejadian, seluruh karyawan sudah pulang.
”Tidak ada yang tahu, ­posisi outlet lagi kosong. Karyawan sudah pada pulang semua. Diperkirakan air menggenang sudah dari malam pas hujan deras,” ujarnya.
Keadaan outlet yang terendam banjir baru diketahui keesokan harinya. Sisa air bercampur lumpur cokelat masih tampak menempel di lantai. Bukan hanya itu, berbagai produk yang dijual disana pun bahkan sempat terendam air dan memyebabkan produk rusak.
”Banyak produk yang terendam, mur, baut, genset dan lainnya. Genset yang terendam rata-rata genset yang ukuran besar,” kata Iwan. Saat ini aktivitas jual beli di Motoyama lumpuh. Seluruh karyawanasih fokus membersihkan sisa endapan lumpur yang masih menempel di lantai. Menurutnya, selama berdomisili di Kota Sorong, ini kali pertama Iwan merasakan banjir yang terbilang cukup parah.
Iwan berharap, kondisi yang terjadi hari ini bisa menjadi pelajaran bagi semua orang untuk disiplin menjaga kebersihan. Masyarakat ­diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan. Namun memaksimalkan harapan tersebut, juga diharapkan dukungan dari pemerintah dalam bentuk pmbangunan drainase yang benar.
”Pemerintah harus perbaiki drainase untuk antisipasi kedepannya biar tidak terjadi hal yang sama lagi. Kesadaran masing-masing untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat juga harus dibudayakan,” tandasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed