oleh

Gagalkan Penyelundupan Hewan Dilindungi

SORONG – Polsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Laut Kota Sorong berhasil mengagalkan penyeludupan 145 hewan reptil yang diantaranya merupakan hewan dilindungi di Pelabuhan Sorong, Kamis (22/2) sekitar pukul 22.30 WIT.  Pengagalan upaya penyelundupan tersebut setelah pihak kepolisian mencurigai seorang buruh yang sedang membawa sejumlah tas turun dari KM Tidar.

145 hewan reptil tersebut diantaranya 142 masih hidup sedangkan 3 ekor telah mati, terdiri dari 40 ekor ular Sanca Hijau/Condro yang masih hidup dan 1 ekor telah mati (Dilindungi), 2 ekor Ular Sanca Permata/Fatola, 1 Ekor Kadal Panana, 9 ekor Biawak Maluku yang masih hidup (Dilindungi) dan 91 ekor Biawak Aru yang masih hidup dan 2 ekor mati (Dilindungi). KM Tidar yang merapat di Pelabuhan Sorong, tiba dari Kabupaten Fakfak pada Kamis (25/2) 25 Februari 2021 sekitar pukul 22.30 WIT. 

Plt Kapolsek KP3 Laut Polres Sorong Kota, Iptu Mastur menjelaskan, saat KM Tidar sandar di Pelabuhan Sorong dan para penumpang turun, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang di bawah tangga turun. “Anggota Polsek KP3 Laut mendapati 4 tas punggung yang sedang dipikul atau dibawa oleh salah seorang buruh. Awalnya kami mencurigai ada minuman keras jenis sopi yang dibawa dari Tual,” jelasnya kepada Radar Sorong, kemarin.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata tas-tas tersebut berisikan 145 satwa jenis reptil diantaranya biawak, ular kaki empat dan ular yang diisi di dalam kantong-kantong kain dan karung. Selanjutnya, Personel Polsek KP3 bersama buruh naik ke atas kapal untuk mencari pemilik tas tersebut namun tidak diketemukan.  “Ada 145 satwa yang kami amankan, 142 masih hidup sedangkan 3 lainnya sudah mati,” ungkapnya. Selanjutnya satwa jenis reptil tersebut dibawa dan diamankan ke Polsek.  (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed