oleh

Gagalkan Penyelundupan 1,2 Kg Ganja

Satresnarkoba Polres Sorong Kota bekerjasama dengan Polsek KP3 Laut Kota Sorong, mengagalkan upaya penyelundupan 1,2 Kg narkotika jenis ganja yang masuk ke Kota Sorong dari Jayapura via KM Gunung Dempo, Senin (5/10) sekitar pukul 01.00 WIT. Selain itu, polisi juga mengamankan dua orang berinisial AS alias Depa dan JK, terduga pemilik barang haram tersebut. Keduanya kedapatan tangan membawa satu karton berisikan ganja.

Kapolres Sorong Kota melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Achmad Syarief saat rilis perkara, Selasa (6/10) mengemukakan, kedua tersangka ditemukan memegang karton berisikan baju bekas, tanah dan sebanyak 68 plastik bening berisikan narkotika jenis ganja. Motif penyelundupan dengan membawa serta baju bekas, sebagai upaya untuk mengelabui petugas kepolisian.

Achmad Syarief menjelaskan, kedua tersangka mendapatkan kirimam barang tersebut dari Kota Jayapura untuk dijual kembali di Kota Sorong ,selanjutnya ketika barang haram tersebut laku terjual,  uang hasil jualan ditransfer ke Jayapura. “Kedua tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 111 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda paling banyak Rp 10 milliar atau paling sedikit Rp 1 milliar,” jelasnya.

Kasat Resnarkoba menambahkan, keduanya diduga melakukan penyelundupan barang haram ini sudah selama 1 tahun, tetapi biasanya modus yang digunakan adalah memakai jasa orang atau kurir, akan tetapi pada aksinya yang terakhir, keduanya mencoba mengambil sendiri dan akhirnya berhasil diamankan.

Sudah Setahun ‘Main’ Ganja

Mengumpulkan pundi-pundi uang dalam jumlah besar dengan cepat, menjadi pemantik aksi dua pemuda berinisial AS dan JK untuk berbisnis jual beli narkotika jenis ganja. Setahun belakangan keduanya terlena dengan bisnis haram ini, keuntungan yang didapatkan hingga puluhan juta rupiah.

Meskipun keduanya paham benar bahwa bisnis yang digelutinya melanggar hukum, tetapi keuntungan besar merasuki keduanya. Namun ibarat pepatah sepandai-pandainya tupai melompok pasti jatuh juga, hal yang sama dialami keduanya. Saat mengambil kiriman 1,2 Kg ganja yang didatangkan dari Jakarta via Km Gunung Dempo, Senin (5/10), keduanya diamankan aparat kepolisian.

Salah satu terduga pelaku mengatakam, mereka menjual ganja bagi warga yang menginginkan saja. Ia membantah barang haram tersebut dijual kepada para pelajar. “Kami sudah ada pelanggan tetap, kami jual satu bungkus Rp 1 juta,” jelasnya.

Apabila 68 bungkus laku terjual, maka akan menghasilkam Rp 68 juga. Pihaknga akan menyetor Rp 20 juta kepada pengedar di Jayaputa. Penjualan ganja ini sudah dilakukan selama 1 tahun. “Sudah setahun berjalan, tentunya sudah banyak keuntungan yang kami dapakan untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya saat dihadirkan pada sesi konfrensi pers pengungkan kasus penyelundupan 1,2 Kg ganja di Mapolres Sorong Kota, kemarin.

Kapolsek KP3 Laut Kota Sorong, Iptu Rifka,W.A.P,S.Tr.K mengatakanm saat ingin melakukan penangkapan, Satresnarkoba Polres Sorong Kota melakukan pencarian tersangka di atas kapal namun ternyata kedua orang tersebut berada di dernaga.

Personel Polsek KP3 Laut yang berjaga di bawah kapal, tepatnya di samping tangga kapal, kedua terduga ini menunjukkan gerak gerik yang mencurigakan dengan membawa kardus, sehingga pihaknya melakukan pemeriksaan dan didapati ganja dalam kardus. “Setelah kita cek lagi, ternyata mereka membawa 68 bungkus ganja. Saat penangkapan ada sedikit perlawanan, hanya saja bisa diatasi oleh anggota Satresnarkoba dan anggota KP3 Laut,” jelas Kapolsek KP3 Laut. (Juhra Nasir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed