oleh

Freeport Ditutup ?

TIMIKA – Bupati Mimika, Eltinus Omaleng,SE,MM berinisiatif mengirimkan surat resmi kepada Presiden Joko Widodo dan kementerian terkait, mengusulkan penutupan sementara PT Freeport Indonesia. Ini dilakukan sebagai satu langkah yang akan ditempuh Pemda Mimika agar peningkatan pasien positif Covid-19 di Distrik Tembagapura tidak lagi terjadi. Sebab, Tembagapura sudah menjadi penyumbang terbesar kasus positif Covid-19 di Mimika.

Bupati Eltinus Omaleng usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pimpinan dan anggota DPRD Mimika, Jumat (8/5) mengatakan, surat yang rencananya akan dikirimkan ke Presiden dan menteri-menteri terkait, bertujuan untuk meminta telaah dan masukan agar operasional pertambangan di area high land PT Freeport Indonesia dihentikan sementara waktu, selama masa pandemi Covid-19. 

“Ini rencana, karena mengingat di Tembagapura ini ada menyangkut nyawa manusia, sehingga kami mohon telaah oleh presiden menyangkut kita, sementara untuk tutup (operasional) Freeport dulu,” ujar Bupati Omaleng. 

Menurutnya, penutupan sementara operasional tambang di high land perlu dilakukan, sebab jumlah pasien positif Covid-19 selalu bertambah di area tersebut. Salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang masuk di Tembagapura adalah menghentikan sementara waktu aktivitas pertambangan.  “Karena di daerah Freeport itu mereka (karyawan) bersama-sama duduk, masuk mess (makan), naik bus, tram (kereta gantung), dan lain-lain. Ini memang fatal sekali untuk daerah Freeport, sehingga kami minta arahan dan petunjuk kepada presiden,” jelasnya. 

Usulan menutup sementara operasional tambang memang harus dilakukan, walaupun Pemda Mimika yang mempunyai wilayah dan berhak melakukan kebijakan di kabupaten ini. Namun, untuk menutup sementara waktu kegiatan operasional Freeport, tidak bisa serta merta diambil begitu saja oleh Pemkab. “Tidak bisa serta merta, maka kami minta arahan presiden dan menteri yang terkait. Kalau di sana mereka setuju, persilahkan, maka kita akan berhenti (operasional), satu bulan untuk tutup sementara,” jelas Bupati Omaleng. 

Dukungan untuk menutup sementara operasional pertambangan PT Freeport Indonesia juga diungkapkan Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng. Robby mengatakan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tembagapura, memang salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menutup atau mengurangi operasional tambang.  “Menyurati presiden untuk memberikan telaah agar menutup atau mengurangi operasi tambang, adalah salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Robby. 

PT Freeport sendiri sebut Robby, sudah sangat baik dalam melakukan upaya pencegahan covid-19 sesuai protap pemerintah. Namun, untuk mengetahui sejauh mana PT Freeport telah melaksanakan anjuran pemerintah ini, masih perlu dikomunikasikan kembali bersama dengan manajemen PT Freeport.  “Dari sisi SOP, manajemen PT Freeport sudah sangat akurat, itu tidak diragukan lagi. Cuma penanganan wabah ini, ini kan wabah baru, sehingga bagaimanapun itu harus mengikuti anjuran pemerintah,” jelasnya.

Robby menambahkan, untuk masalah penyebaran covid-19 di Tembagapura ini, pihaknya sudah sepakat dalam waktu yang singkat ini bersama pemerintah akan mengundang lagi PT Freeport untuk berkoordinasi. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed