oleh

Fredy Thie Unggul di Kaimana

Di Fakfak,  Utayoh Klaim Peroleh 51,04% Dan Sadar 48,96% 

KAIMANA – Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Kaimana, melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten pada pemilihan bupati dan wakil bupati Kaimana tahun 2020 di Hotel Grand Papua Kaimana, Selasa (15/12). 

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 11.00 WIT, mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian Polres Kaimana, yang di backup oleh personel Brimob BKO dan personel TNI Kodim 1804 ­Kaimana. 

 Rapat pleno terbuka yang dibuka secara resmi oleh ketua KPU Kaimana Kristianus Maturbongs,SSos ini, dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib oleh Dominika Hunga Andung Komisioner KPU Kaimana Devisi Teknis. Selanjutnya satu persatu ketua PPD dipersilahkan membacakan hasil rekapitulasi tingkat Distrik.

 Dari hasil rekapitulasi tingkat kabupaten, KPU Kaimana menetapkan pasangan Fredy Thie – Hasbullah Fuarada (Terkabul) dengan nomor urut 1, mengungguli pasangan Risma  ( Rita Teurupun –  Leonardo Syakema dengan nomor urut 2.   Hasil perolehan suara, di 

 Distrik Kaimana misalnya, paslon nomor urut 1 :  8.975 paslon nomor urut 2 : 8.879. 

Dalam sambutannya Ketua KPU Kaimana Kristianus Maturbongs mengatakan, KPU Kaimana menetapkan rekapitulasi penghitungan suara pada hasil pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kaimana tahun 2020. 

“Pasangan nomor urut satu Fredy Thie-Hasbullah Furuada, dengan memperoleh suara sebanyak 15.323. Pasangan calon nomor urut dua Rita Teurupun, SSos-Leonardo Syakema, dengan perolehan suara sebanyak 12.878. Dengan demikian, dinyatakan sah,” tegas Maturbong menutup pleno terbuka dengan mengetuk palu.  Berdasarkan perolehan tersebut  maka selisih suara 2.445 untuk kemenangan pasangan Fredy Thie-Hasbullah Furuada.

Himbau  Masyarakat Fakfak tetap Tenang dan Jaga Keamanan

Sementara itu pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Fakfak, nomor urut 2, Untung Tamsil, S.Sos., M.Si. dan Yohana Dina Hindom, S.E., M.M unggul  atas hasil perolehan suara pasca rekapitulasi di tingkat PPD sebesar 5 1,04% atau 20.271 suara dari 39.717 suara sah. 

 Sedangkan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Fakfak nomor urut 1, Samaun Dahlan, S.Sos., M.A.P. dan Clifford H Ndandarmana, memperoleh suara sementara sebesar 48,96% atau sebanyak 19.446 suara. 

 Demikian disampaikan Salim Alhamid, Ketua Tim Pemenangan pasangan Untung Yohana atau Utayoh pada press conference, Senin, 14 Desember 2020 di sekretariat pemenangan pasangan Utayoh. 

”Ini merupakan hasil perhitungan kami, Utayoh, setelah mengumpulkan hasil rekapitulasi di tingkat distrik atau PPD. Setelah menunggu hasil rekapitulasi dari Distrik Pariwari dan Distrik Fakfak, kami memperoleh hasil sebagai berikut; pasangan nomor urut 1, Samaun Dahlan, S.Sos., M.A.P. dan Clifford H Ndandarmana atau Sadar, memperoleh 19.446 suara atau 48,96%. Sedangkan Untung Tamsil, S.Sos., M.Si. dan Yohana Dina Hindom, S.E., M.M. mengumpulkan 20.271 suara atau 51,04%, dari suara sah sebanyak 39.717 suara,” jelas Salim. 

Dalam press confrence yang juga dihadiri oleh Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom serta dua orang tim pemenangan pasangan Utayoh ini, Untung Tamsil menghimbau masyarakat Fakfak untuk tetap tenang dan menjaga keamanan. Untung juka berharap, agar pendukungnya serta masyarakat Fakfak, tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19 ini. 

 Kepastian perolehan suara Pilkada Fakfak menunggu penetapan pleno KPU Fakfak yang dijadwalkan berlangsung hari ini (Rabu,16/12). 

Pleno KPU  Manokwari  Dikawal Ketat

Saat yang bersamaan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari, Selasa (15/12), juga melaksanakan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada serentak 2020 yang diikuti 2 pasangan calon, Sius Dowansiba-Moses Rudy Timisela (Smart) dan Hermus Indou-Edi Budoyo (Hebo). Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Manokwari, Abdul Muin Salewe, dihadiri saksi kedua pasangan, serta PPD (Panitia Pemilihan Distrik).

Rapat pleno dimulai pukul 10.00 WIT dikawal dengan pengamanan  yang  ketat. Barikade pagar berduri mengelilingi kantor KPU Manokwari. Ruas Jalan Merdeka, mulai dari perempatan markas Polisi Militer sampai perempatan Bank Indonesia ditutup, sehingga arus kendaraan dialihkan ke ruas lain.

  Polres Manokwari mengerahkan sekitar 150 personel termasuk Satuan Brimob. Beberapa kendaraan taktis Sat Brimob juga dikerahkan, barracuda, water canon dan  lainnya. Rapat pleno hari pertama kemarin menyelesaikan 8 distrik, Manokwari Selatan, Manokwari Utara, Manokwari Timur, Warmare, Tanah Rubuh, Prafi, Masni dan Sidey. Tersisa 1 distrik, Manokwari Barat yang menunggu PSU pada 16 TPS.

Pleno rekapitulasi perolehan suara 8 distrik berjalan lancar, aman dan damai, tak ada protes berarti soal perolehan suara pasangan calon (paslon). Namun, demikian hasil rekapitulasi 8 distrik tersebut belum bisa ditandatangani para saksi karena masih tersisa 1 distrik.

Dari hasil rekapitulasi perolehan suara di 8 distrik, Paslon Hermus Indou-Edi Budoyo (Hebo) unggul atas  Smart.  Hebo unggul dengan meraih 38.791 suara sedangkan Smart 24.831 suara. Dari 8 distrik, Hebo meraih suara terbanyak di 6 distrik, sedangkan Smart unggul di 2 distrik, Manokwari Utara dan Tanah Rubuh.

Adapun  perolehan suara per distrik, di Distrik Manokwari Utara Smart 2.825, Hebo 1.010. di Tanah Tubuh, Smart 1.969, Hebo 1.742. Di Sidey, Smart 1.536, Hebo 2.600. Di Masni, Smart 4.436, Hebo 5.208. Di Warmare, Smart meraih 2.025 suara dan Hebo 4.948. di Prafi, Smart 2.584 suara dan Hebo 6.686 suara, dan di Distrik Manokwari Selatan, Smart mendapat 6.663, dan Hebo 8.817 suara.

Ketua KPU Manokwari, Abdul Muin Salewe mengatakan, rapat pleno akan dilanjutkan pada, Rabu  (16/12) pukul 17.00 WIT setelah PSU di 16 TPS. Hasil penghitungan suara di 16 TPS yang melaksanakan PSU akan  langsung dibawa ke rapat pleno KPU kabupaten. ‘’Kita harapkan PSU di 16 TPS dapat berjalan lancar dan aman,’’ ucapnya,. (fat/lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed