oleh

Fraksi AKB Dorong Pemkot Realokasi APBD

-Metro-179 views

SORONG-Fraksi Amanah Kesejahteraan Bangsa (AKB) DPRD Kota Sorong mendorong Pemerintah Kota Sorong melakukan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan RI Nomor 119/2813/SJ dan 177/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian APBD tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19, serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian nasional.

Dorongan tersebut berdasarkan adanya kebijakan pembatasan aktivitas di luar rumah yang berdampak pada terhentinya sebagian besar aktivitas ekonomi yang berujung pada menurunnya kemampuan atau daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangganya. Kemudian sektor usaha, dimana buruh harian dan para pekerja yang kekurangan penghasilannya dan terancam PHK, serta pelaku usaha informal skala mikro dan ultra mikro seperti, warung makan, pedagang kaki lima, jasa sopir angkot dan lain sebagainya.

Ketua Fraksi Amanat Kesejahteraan Bangsa DPRD Kota Sorong Syafruddin Sabonnama, SH menjelaskan, sebelumnya Fraksi AKB telah mengirim surat kepada Wali Kota Sorong melalui sekretaris dewan, dimana surat tersebut berisikan permintaan kepada Wali Kota Sorong untuk merealokasikan anggaran bertujuan agar Pemerintah Kota Sorong melakukan upaya sistematis dan terukur dalam upaya pencegahan Covid-19.

“Realokasi APBD tahun 2020 perlu dilakukan, agar memprioritaskan kebutuhan mendesak untuk percepatan penanganan Covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya,”jelasnya dalam jumpa Pers bersama wartawan, Kamis (7/5).

Hal lainnya adalah pada kegiatan bidang kesehatan yang secara langsung menangani pencegahan dan penanganan pandemik Covid-19. Misalnya, pengadaan alat pelindung diri bagi para tenaga medis di lingkungan rumah sakit dan Puskesmas, dukungan anggaran operasional yang cukup bagi rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. 

“Dukungan anggaran yang memadai bagi tim Satuan Tugas Pengawasan dan Pengendalian Covid-19 Kota Sorong serta dukungan anggaran untuk kegiatan screening, tracing dan testing yang lebih masif dan meluas,” tuturnya.

Realokasi APBD tahun 2020 perlu segera lakukan, untuk penyediaan jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi, misalnya melalui pembagian bahan kebutuhan sehari-hari yang layak dan tepat sasaran. Pemberian bantuan biaya hidup, bagi mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) asal Kota Sorong yang berada di luar kota, dan tidak dapat kembali ke daerah dan orang tuanya terdampak secara ekonomi.

“Penyediaan anggaran bagi pihak-pihak yang berdampak secara ekonomi, seperti pelaku usaha mikro dan ultra mikro sektor informal. Dengan melalui pemberian stimulus modal usaha, untuk menggerakkan kembali perekonomian di Kota Sorong,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Sorong, Muhammad Rofiq mengungkapkan, sekitar Rp 1,2 triliun APBD Kota Sorong tahun 2020 yang telah disetujui. Dimana sekitar Rp 707 miliar, merupakan transfer dari Pusat. Namun, saat ini tidak mungkin lagi pusat dapat menstransfer dana sebesar itu ke seluruh daerah di Indonesia termasuk Kota Sorong dan pusat tahu persis itu.

“Sementara dalam situasi pandemic seperti ini, siapa yang bisa membayar pajak. Akibat itu, berdasarkan kesepakatan bersama, maka dipotonglah APBD sebanyak 50 persen dan itu berlaku untuk seluruh daerah di Indonesia termasuk Kota Sorong. Jadi, dianjurkan untuk revisi APBD tahun 2020, dengan ancaman apabila tidak dilakukan maka Dana Alokasi Umum (DAU) Pemkot Sorong sebesar Rp 529,1 miliar, ditahan oleh Pemerintah Pusat,” tegasnya.

Dikatakan Rofiq, hampir semua kabupaten di Papua Barat sudah menganggarkan dana puluhan miliar untuk penanganan Covid-19. Sementara di Kota Sorong sendiri, hingga saat ini belum menganggarkan dana untuk penanganan Covid-19. Bahkan rapat pembahasan penganggaran dana juga belum dilaksanakan.

“Cotohnya, Kabupaten Maybrat informasinya menyiapkan kurang lebih Rp 48 miliar dan Kabupaten Tambrauw puluhan miliar juga serta daerah lainnya pun sama,” tandasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed