oleh

Enam Rumah Ludes Terbakar

Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik

SORONG – Diduga karena korsleting listrik, enam unit rumah yang berlokasi di belakang Markopolo Kelurahan Malawei Distrik Sorong Manoi, Rabu (28/4) sekitar pukul 10.00 WIT, ludes terbakar.  Api ­dengan cepat menjalar lantaran bangunan rumah berkontruksi kayu. Pantauan Radar Sorong, warga bahu-mem­bahu melakukan pemadam api dengan alat seadanya, disusul dengan sejumlah mobil tangki air dan dibantu dengan 2 unit mobil pemadam kebakaran, hingga akhirnya api dapat dipadamkan.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Anak pemilik rumah, Ebi menjelaskan api bersumber dari lantai 2 rumah ibunya yang bernama Hasna. Saat kejadian, ia berada di dalam rumah lantai 1, namun ia tidak tahu bila lantai dua rumahnya sudah terbakar. “Tiba-tiba salah satu warga berteriak ada kebakaran sehingga kami berlarian. Kebakaran ini diduga karena kosleting listrik dari lantai 2. Rumah ini digabung hanya saja dibagi-bagi untuk keluarga, jadi kami keluarga semua yang tinggal di sini,” terangnya.

Kebakaran menghanguskan 6 rumah, 5 diantaranya rata dengan tanah sedangkan 1 rumah nyaris rata dengan tanah. Diakuinya, akibat dari kebakaran tersebut, barang berharga miliknya maupun keluarga tidak dapat diselamatkan. “Saya hanya bisa selamatkan KTP dan Kartu Keluarga saja, karena api cepat sekali merambat rumah ini, mungkin karena rata-rata rumah ­terbuat dari kayu. Terkait kerugian, mungkin bisa mencapai puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Sementara itu, saksi mata bernama Jean mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIT, ia sedang memasak di dapur kantor Pramuka Kota Sorong yang berdekatan langsung dengan sumber api, kemudian ia mendengar bunyi percikan api dan teriakan minta tolong dari pemilik rumah. ”Api bersumber dari rumah berwarna putih itu, ibu pemilik itu sendiri dan teriak minta tolong. Pas saya lihat, api sudah menjalar akhirnya saya meminta pertolongan ke warga,” terangnya.

Selanjutnya, saksi meminta warga menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran karena api mulai menghanguskan rumah-rumah tersebut. “Saya akhirnya mengamankan barang-barang dari dapur karena dapur kami berdekatan dengan sumber api tempat kebakaran,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sorong, H. Ridwan Iribaram, S.Ag,MM  mengatakan, sebanyak 2 unit mobil dan 15 personel pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api.  ”Kalau kendala, tidak ada hanya saja informasi yang masuk terlambat. Saya harap jika ada kebakaran masyarakat langsung lapor ke Dinas Pemadam Kebakaran. Kami berkantor di lantai 4 Kantor Wali Kota Sorong, petugas kami s­tandby,” ucapnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed