oleh

Eksekutif Tak Perlu Takut Gunakan Anggaran Covid

Cegah Penyebaran Covid, Pansus Covid-19 DPRD Maybrat Himbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Panitia Khusus (Pansus) Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) DPRD Kabupaten Maybrat mengingat pihak eksekutif dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Maybrat tidak perlu takut menggunakan anggaran Covid-19. “Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Maybrat kami tegaskan eksekutif tidak perlu takut mengunakan anggaran Covid-19. Tentu yang penting gunakan sesuai peruntukannya dan dipertanggungjawabkan sesuai regulasi yang ada,” kata Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Maybrat, Yonas Yewen,A.Md,Tek., kepada Radar Sorong, Sabtu (17/10).
Penegasan Pansus Covid-19 DPRD Maybrat ini menyikapi keputusan Bupati Maybrat Drs. Bernard Sagrim,MM yang untuk sementara waktu menghentikan anggaran pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Maybrat. Alasannya, karena pembiayaan covid-19 selalu dipolitisasi oleh kelompok-kelompok tertentu yang menyebarkan informasi yang tidak benar di masyarakat. Imbasnya, hak-hak petugas yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Covid-19 maupun pengadaan fasilitas alat pelindung diri (APD) untuk sementara juga dihentikan.
Menurut Yonas Yewen yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Maybrat, pihaknya di Pansus Covid bekerja sesuai dengan SKB Mendagri dan Menkeu Nomor 119 dan 177 sebagaimana diatur dalam Diktum Keenam yang mengamankan kepada DPRD melakukan pengawasan anggaran Covid-19. “Kami Pansus Covid-19 DPRD menjalankan tugas dan fungsi pengawasan sebagaimana diamanatkan pada Diktum keenam SKB Mendagri dan Menkeu Nomor 119 dan 177,” jelasnya.
Dijelaskan, pihaknya telah menggelar hearing bersama BPK RI Perwakilan Provinsi Papua Barat, Polres Sorong Selatan dan Kajari Sorong dalam rangka pendampingan hukum bagi Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Maybrat. “Kami sudah kerja, hearing dengan BPK, Tipikor Polres Sorong Selatan dan Kajari Sorong dalam rangka pendampingan hukum membekap kerja Pansus Covid-19,” tandasnya.
Politisi Partai NasDem ini mengingat eksekutif pada prinsipnya jangan kaku atau takut mengunakan pergeseran anggaran Covid-19 yang ada dan sesuai peruntukan sesuai dengan regulasi dan dipertanggungjawabkan. “Kami berharap pihak eksektuf jangan takut atau kaku dalam pengunaan pergeseran anggaran Covid-19. Pembentukan pansus merupakan tugas pengawasan DPRD, dan beberapa waktu kedepan kami pansus keluarkan Rekomendasi. Perlu diketahui pansus bekerja bukan awasi anggaran saja, tapi juga soal SOP kesehatan, kinerja tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Maybrat dan lainnya,” tandasnya lagi.
Terkait dengan kasus Covid-19 di Kabupaten Maybrat yang berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, hingga Minggu (18/10) Kabupaten Maybrat 5 Covid-19, 2 diantaranya meninggal dan 1 sembuh, Ketua Pansus Covid-19 DPRD Maybrat menghimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. “Harus ikuti SOP kesehatan seperti jaga jarak, gunakan masker dan rajin cuci tangan,” pungkasnya. (ian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed